Kebrutalan Saudi di Yaman, Menyamai Rekor ISIS

ArrahmahNews -Kebrutalan-Saudi-di-Yaman-Menyamai-Rekor-ISISFederica Mogherini, Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa hari Rabu (1/4) mengeluarkan pernyataan bersama dengan Christos Stylianides, Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk bantuan kemanusiaan. Keduanya menekankan bahwa dampak serangan militer Arab Saudi, khususnya terhadap anak-anak Yaman telah mencapai batas berbahaya dan akan membuat kondisi kemanusiaan di sana semakin memburuk.   Dalam pernyataan itu disebutkan serangan ke rumah sakit, pusat medis, rumah penduduk, sekolah dan infrastruktur penting di Yaman tidak dapat dimaafkan. Sebelumnya, Palang Merah Internasional mengumumkan seorang relawannya tewas dalam agresi udara Arab Saudi dan menyatakan tidak dapat memberikan bantuan kemanusiaan ke Yaman diakibatkan kondisi keamanan yang parah.

Farhan Haq, Jurubicara PBB juga menekankan pentingnya melindungi nyawa warga sipil di Yaman, sekaligus memperingatkan terjadinya tragedi kemanusiaan di negara ini. PBB pada Selasa (31/3) menilai agresi udara Arab Saudi yang menyebabkan sedikitnya 40 orang tewas di kamp pengungsian utara Yaman sebagai pelanggaran hukum internasional dan menuntut penyebabnya harus bertanggung jawab.

 

Menurut laporan organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan, Arab Saudi membombardir kamp pengungsi Marzaq, utara Yaman dari udara. Sementara Lembaga Urusan Pengungsi Internasional (IOM) menyebut dalam serangan itu sekitar 200 orang terluka dan puluhan dari mereka yang kondisinya sangat mengkhawatirkan.

 

Organisasi UNICEF dalam laporannya menyebut serangan Arab Saudi dan koalisi Arab ke Yaman telah menewaskan 62 anak dan melukai 30 lainnya. UNICEF juga mengumumkan perang di Yaman telah merusak banyak pusat pelayanan pendidikan dan kesehatan dan membuat kondisi buruk anak-anak di negara ini semakin memprihatinkan. Anak-anak Yaman saat ini menghadapi krisis bahan pangan dan gizi.

 

Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia dalam kondisi ini memperingatkan berlanjutnya serangan udara Arab Saudi ke Yaman dan menyatakan krisis di Yaman tidak boleh bertambah. Lavrov juga meminta segera dihentikannya serangan udara Arab saudi ke Yaman.

 

Aksi protes rakyat di banyak ibukota negara-negara Eropa sebagai reaksi atas serangan udara Arab Saudi ke Yaman, sementara Gedung Putih justru mendukung Riyadh. John Boehner, Ketua Republikan di DPR Amerika saat bertemu Muhammad bin Salman, Menteri Pertahanan Arab Saudi membicarakan agresi militer terhadap Yaman. Laporan-laporan yang ada membuktikan kapal-kapal perang Amerika turut dalam serangan udara ke Sanaa, ibukota Yaman.

 

Jet-jet tempur Arab Saudi di hari-hari terakhir ini mengintenskan serangan udaranya terhadap rakyat Yaman. Riyadh melakukan serangan udara ke Yaman dengan tujuan mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Hadi, mantan Presiden Yaman dan sekutu dekat Arab Saudi. Sejak serangan udara itu sudah ratusan warga sipil Yaman yang tewas, termasuk wanita dan anak-anak.

About ArrahmahNews (12172 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: