Pasukan Israel menembak nelayan Palestina di lepas pantai Gaza

Nelayan Khalid Zayid ditembak pada Rabu malam ketika ia sedang memancing di lepas pantai kota Beit Lahiya, Ma'an News Agency mengutip sumber-sumber lokal mengatakan.

Militer Israel telah menolak untuk mengomentari insiden tersebut.

Di bawah kesepakatan gencatan senjata dicapai pada tahun 2014, Israel setuju untuk segera memperluas zona perikanan lepas pantai Gaza, yang memungkinkan nelayan untuk berlayar sejauh enam mil laut di lepas pantai.Perjanjian tersebut juga ditetapkan bahwa Israel akan memperluas daerah secara bertahap hingga 12 mil.

Dua puluh sembilan serangan oleh pasukan Israel di Palestina nelayan telah dilaporkan sejak 1 September tahun lalu oleh pengawas yang berbasis di Gaza al-Mezan Pusat Hak Asasi Manusia; Namun, karena terlalu seringnya  insiden penembakan nelayan tersebut sering tidak dilaporkan.

Pusat Hak Asasi Manusia ini juga mengatakan bahwa 42 nelayan telah ditahan dan 12 kapal nelayan disita pada periode yang sama.

Kerabat berkabung selama pemakaman nelayan Palestina Tawfiq Abu Reala pada tanggal 7 Maret 2015 di Kota Gaza. Nelayan itu ditembak mati oleh pasukan Israel di lepas pantai Jalur Gaza. (AFP foto)

Pasukan Israel pada tanggal 7 Maret 2015, menyerang perahu Palestina di lepas pantai Gaza dan melukai seorang nelayan Palestina, Tawfiq Abu Reala.Orang Palestina 32 tahun kemudian meninggal di rumah sakit di Kota Gaza.

Sekitar 4.000 nelayan bekerja di Gaza, dengan lebih dari setengah dari mereka hidup di bawah garis kemiskinan.

Jalur Gaza telah berada di bawah blokade Israel sejak Juni 2007. Blokade telah menyebabkan penurunan standar hidup serta tingkat belum pernah terjadi sebelumnya pengangguran dan kemiskinan tak henti-hentinya.

http://www.presstv.ir/Detail/2015/04/09/405368/Israeli-forces-attack-Gaza-fisherman (ARN)

 

Menyukai ini:

About ArrahmahNews (12164 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: