Arab Saudi dan Israel Acak-Acak Timur Tengah

wahabi-takfiriArrahmahnews.com - Asa Winstanley dalam kolomnya di Middle East Monitor menyebut rezim Arab Saudi dan Israel adalah dua negara dalam pengaruh yang paling penebar fitnah di Timur Tengah. Wilayah Timur Tengah diacak-acak dengan sebagian di antaranya didukung oleh Barat melalui dua rezim tersebut karena pengaruh uang dan senjata yang mereka miliki. Lalu Winstanley menyebut baik Saudi dan Israel sama sama negara kontra-revolusi permanen. Israel sendiri bagi Winstanley merupakan rezim apartheid yang melembagakan rasisme terhadap penduduk asli Palestina, yang memaksa dan mengintimidasi dengan paksa kepada penduduk palestina, bahan jika dunia lengah akan melancarkan serangan konstan, agresi dan pendudukan terhadap wilayah orang lain.

Ini bisa dilihat dari nasib menyedihkan jutaan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat, yang tidak memiliki suara dalam pemilu demokratis, dan mereka menolak masuk ke dalam bagian rezim anti-demokrasi pendudukan Israel yang memerintah atas mereka.

Sementara Arab Saudi dalam pandangan Winstanley adalah monarki absolut yang bahkan tidak memiliki pretensi demokrasi.

Kedua rezim memang yang sangat berbeda dalam banyak hal, tetapi serupa dalam beberapa hal penting.” Tulis Winstanley

“Keduanya pelanggar hak asasi manusia yang sistematis. Meskipun dalam cara yang agak berbeda, keduanya memiliki menyimpan sekam fundamentalisme agama di jantung lembaga negara mereka sendiri. Keduanya melakukan segala cara untuk menghancurkan dan membajak negara lain dalam pemberontakan demokratis di dunia Arab sejak tahun 2011.” tukasnya.

Winstanley melanjutkan bahwa keduanya disambut bagai pahlawan di Barat padahal keduanya menyerang negara-negara sekitarnya dan mulai perang agresi – meskipun Israel jauh lebih agresor dibanding Saudi.

Lalu mengapa Yaman? Yaman tulis Winstanley sudah memeberontak terhadap rezim yang korup dan diktatorsme Ali Abdullah Saleh sejak 2011. Dirinya didukung oleh pemerintah AS, dan a
khirnya, terbentuk faksi-faksi bersenjata di kalangan para demonstran, dan ini dicurigai karena peran dari Teheran yang ikut main gila.

Pemilu palsu, perpindahan kekuasaan abal abal tidak pernah diterima oleh para demonstran, atau dengan para gerakan Houthi, kelompok yang lama memberontak melawan pemerintah pusat di utara Yaman. Mereka bagian dari sekte Zaidi. Dan telah menolak pemerintahan Sanaa sejak 2004.

Setelah berbulan-bulan gencatan senjata, Houthi memimpin protes terhadap pemerintah Hadi yang menurut mereka pemerintahan boneka, secara damai, tidak didengar Houthi berontak beneran lewat serangan bersenjata pada tahun 2014 mengarah pada kudeta di Yaman. Pada Januari 2015 Hadi mengundurkan diri, namun kemudian menarik pengunduran dirinya. Sementara Houthi mengumumkan bahwa mereka akan mengambil alih fungsi dari presiden sehingga masa depan politik negara itu dapat dinegosiasikan.

Sampai akhirya muncul serangan besar besaran dari Aliansi Saudi dengan Israel.

Serangan ini mendapatkan kritik besar dari kaum syiah, dalam pidatonya, Nasrallah dari Hizbullah Lebanon tulis Wistanley, biasanya membully kecil kecilan tanpa sebut nama, tapi kali ini langsung menyebut Saudi dan menuduh mereka menciptakan “Negara Islam” ISIS, dan mengirim bom mobil sebanyak mungkin di Irak selama bertahun-tahun, dengan target warga sipil Irak dari semua mazhab.

Hizbullah juga mengkritik Saudi tidak pernah angkat satu jari pun untuk membantu Palestina, juga mengejek serangan mereka terhadap Yaman. Dia tambahkan bahwa sejak Israel diciptakan pada tahun 1948 tidak pernah ada operasi militer bersama untuk membantu rakyat Palestina terhadap pembersihan etnis dan agresi Israel.

Nasrallah melanjutkan bahwa Saudi akan menderita “kekalahan memalukan” di tangan Yaman jika mereka menolak mengelola konflik politik di negara tetangganya dengan jalan damai dan negosiasi. Seraya mengatakan bahwa “sejarah menunjukkan setiap penjajah dengan kekerasan akan selalu dikalahkan. [ARN/fiskal.co.id]

About ArrahmahNews (12186 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: