PLO Tolak Operasi Militer Bersama dengan Tentara Suriah

yarmukOrganisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengatakan tidak berniat untuk bergabung dengan Suriah dalam mengusir para teroris ISIL yang menduduki kamp pengungsi Yarmouk dekat ibukota Suriah, Damaskus.

Arrahmahnews.com - Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh PLO dari kantor pusatnya di kota Ramallah, Tepi Barat, pejabat senior PLO Wasel Abu Yousef mengatakan organisasinya tidak akan terlibat dalam operasi militer di Suriah.

Yousef mengatakan para pejabat PLO lebih memilih untuk memfasilitasi evakuasi warga Yarmouk yang terkepung, melalui rute yang aman dan juga akan membantu memberikan bantuan kemanusiaan.

Pernyataan PLO bertentangan dengan komentar sebelumnya yang dikeluarkan oleh utusan senior Palestina di Damaskus, Ahmed Majdalani, bahwa 14 faksi Palestina mendukung gagasan operasi militer bersama dengan tentara Suriah untuk mengusir para teroris ISIL dari Yarmouk.

Sementara itu, sekelompok pejuang Palestina memerangi teroris di dalam kamp. Beberapa pejuang dari kelompok Aknaf Beit al-Maqdes telah bergabung dengan faksi Palestina pro-Suriah dan bersama-sama berjuang mengusir ISIL dan al-Nusra.

Foto ini menunjukkan bagian dalam bangunan yang hancur di kamp pengungsi Palestina Yarmouk di ibukota Suriah Damaskus pada tanggal 6 April 2015. (© AFP)

Kelompok teroris melancarkan serangan terhadap Yarmouk pada tanggal 1 April, mereka mengambil kontrol dari sebagian besar kamp. ​

Sekitar 20.000 orang, sebagian besar pengungsi Palestina, berada di dalam Yarmouk, yang pernah ditempati 160.000 warga Suriah dan Palestina. Ratusan warga, yang telah berhasil lolos dari kamp sejak pendudukan ISIL, menyajikan gambar mengerikan dari situasi di sana dan kekejaman Takfiri di Yarmouk. (ARN/PTV)

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: