Rezim Saudi Melayani Kepentingan AS dan Israel

ARN0012004001511-Rezim-Saudi-Pelayan-AS-dan-IsraelArrahmahnews.com - Rezim Saudi adalah pengikut yang setia dan taat terhadap AS dan Israel. Riyadh telah memimpin agresi udara ke Yaman untuk mengamankan kepentingan mereka di Bab El-Mandeb, kata pengamat politik, Salem Zahran.

Dengan dalih palsu Riyadh berusaha mempertahankan presiden Yaman Abdurabbu Mansour Hadi dan memulihkan kekuasaan otoritas di negara tetangganya. Koalisi pimpinan Saudi mulai menargetkan warga sipil, daerah pemukiman, lembaga-lembaga publik, dan kamp-kamp pengungsian.

"38% dari pelayaran internasional melintasi Bab El Mandeb yang menjadi tulang punggung ekonomi Israel," tegas Zahran, "Amerika dan Israel menyebar di tepi barat selat Eritrea dan Djibouti, dan di sana wilayah pangkalan militer AS dan biro Mossad berada. "  celetuknya.

Analis mengungkapkan bahwa rezim Wahabi di Arab Saudi telah merencanakan untuk mengakhiri konflik dengan gerakan Ikhwanul Muslimin, terutama setelah mengembalikan kontrol atas Mesir dengan dethroning Mohammad Mursi dan mengangkat Abdul Fatah al-Sisi. Dengan tujuan membentuk sebuah koalisi yang mencakup negara-negara Teluk, Mesir dan Turki untuk menghadapi apa yang digambarkan sebagai pengaruh Iran di seluruh wilayah, termasuk Yaman.

Salam Zahran menganggap bahwa Saudi mungkin hanya memainkan peran sekunder dalam mengambil keputusan meluncurkan agresi pada Yaman. Ini menunjukkan bahwa serangan udara yang dipimpin AS pada Suriah dan Irak, serangan udara Mesir di Libya dan agresi udara yang sedang berlangsung di Yaman masuk dalam  era baru melebihi batas Sykes-Picot.

Dia juga menekankan bahwa kekuatan militer akan menggambarkan batas baru dari negara-negara di kawasan itu.

Zahran menegaskan bahwa Arab Saudi akan runtuh jika meluncurkan serangan darat di Yaman, sementara serangan udara tidak akan berlangsung lama karena tujuan mereka untuk menguasai dan mengontrol Yaman tidak akan terwujud jika mengandalkan serangan udara. 

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kampanye koalisi bertujuan mengerahkan pasukan penjaga perdamaian Arab dan internasional di Aden dan Bab el Mandeb untuk mengamankan kepentingan AS-Israel di sana.

Koalisi 10 negara, yang dipimpin oleh Arab Saudi pun sejak 26 maret telah meluncurkan serangan militer yang luas di Yaman, menewaskan puluhan warga sipil, melukai puluhan dan menyebabkan begitu banyak kerusakan.

Media melaporkan bahwa Arab Saudi telah mengerahkan 100 jet tempur, 150.000 tentara dan angkatan laut serta  mengirimkan 5000 teroris Takfiri untuk melawan tentara Yaman.

Memang kerajaan Arab Saudi dikenal sebagai pelatih dan pendanaan kelompok Takfiri dan mengirim mereka ke zona konflik Irak, Suriah, Afghanistan dan sekarang di Yaman. [ARN] 

About ArrahmahNews (12235 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Terungkap. Misteri Hilangnya Diplomat Iran Dalam Tragedi Mina | VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: