News Ticker

Yaman Kutuk Resolusi DK PBB

ARN0012004001555-Resolusi-DK-PBB-atas-Rakyat-Yaman-yang-TertindasAnggota senior gerakan Ansarullah Yaman menilai resolusi Dewan Keamanan PBB, sebagai bukti kezaliman negara-negara Barat terhadap rakyat Yaman.

Arrahmahnews.com - Muhammad al-Bukhaiti dalam wawancaranya dengan Kantor Berita setempat, menilai resolusi Dewan Keamanan PBB anti-Ansarullah tidak adil dan mengatakan, ratifikasi resolusi tersebut membuktikan kekejaman negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat dan Perancis, yang tidak pernah menginginkan kemaslahatan rakyat Yaman.

Ditambahkannya bahwa penetapan resolusi anti-Ansarullah telah menyingkap niat dan wajah asli Barat di hadapan revolusi rakyat Yaman dan bahwa langkah mereka itu justru akan semakin memperkokoh tekad rakyat Yaman menghadapi para agresor.

Ditegaskannya pula ratifikasi resolusi anti-Ansarullah itu tidak akan berdampak negatif pada revolusi rakyat Yaman karena rakyat Yaman tidak memerlukan senjata dan juga para pemimpin revolusi Yaman tidak memiliki rekening bank di luar negeri sehingga akan melemah akibat sanksi-sanksi itu.

Pejabat Ansarullah ini juga menyinggung usulan perdamaian empat poin yang dikemukakan oleh Menteri Luar Negeri Iran untuk menyelesaikan krisis di negara ini dan mengatakan, “Republik Islam telah banyak berupaya di tingkat internasional untuk menghentikan serangan ke Yaman, dan rakyat Yaman mengapresiasi upaya tersebut.

Dewan Keamanan PBB pada Selasa (14/4) meratifikasi resolusi anti-Ansarullah yang diusulkan oleh Yordania.

Dalam resolusi tersebut disebutkan nama Abdul Malik al-Houthi, pemimpin gerakan Ansarullah Yaman dan juga Ahmad Saleh, putra Ali Abdullah Saleh, mantan diktator Yaman. Aset-aset mereka akan diblokir dan dilarang keluar dari Yaman.

Sanksi senjata terhadap Ansarullah Yaman juga termasuk di antara resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2216 itu.

Yaman Kecam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Komite tinggi revolusi Gerakan Ansarullah Yaman mengutuk resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) terhadap negara ini.

Reuters melaporkan, Komite Tinggi Revolusi Ansarullah Yaman Selasa (14/4) mengecam resolusi Dewan Keamanan terkait sanksi persenjataan bagi Sanaa dan menambahkan, resolusi ini membantu para agresor.

Komite Tinggi Revolusi Ansarullah juga meminta seluruh rakyat negara ini berkonsentrasi dan menggelar demo pada hari Rabu (15/4) mengutuk resolusi Dewan Keamanan dan melawan agresi Arab Saudi ke negara ini.

Dewan Keamanan PBB di sidangnya pada hari Selasa menyetujui rencana anti Ansarullah yang digulirkan Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) dan melarang pengiriman senjata kepada Ansarullah dan milisi pro Ali Abdullah Saleh, presiden terguling Yaman.

Berdasarkan resolusi ini, Dewan Keamanan meratifikasi penggeledahan seluruh kapal yang menuju Yaman dan Abdul Malik al-Houthi, pemimpin Ansarullah serta anak sulung Ali Abdullah Saleh dinyatakan dicekal ke luar negeri.

Dewan Keamanan juga meminta Ansarullah menyerahkan kekuasaan dan menarik diri dari berbagai kota Yaman.

Sementara itu, resolusi Dewan Keamanan PBB tidak menyinggung sama sekali agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke wilayah Yaman serta korban tewas atau terluka ribuan warga negara ini termasuk perempuan dan anak-anak. [ARN]

About ArrahmahNews (16643 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: