Hamas Ingatkan Netanyahu untuk Berhenti Menipu Keluarga Tentaranya

ARN00120040015118_Hamas-Netanyahu+Hitung+Ulang+Jumlah_pasukannyaArrahmahnews.com - Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas meminta Perdana Menteri rezim Zionis Israel untuk menghitung kembali jumlah pasukannya sebelum membantah berita penyanderaan mereka.
Stasiun televisi Alalam (21/4) melaporkan, sebuah sumber Hamas kepada stasiun televisi Al Aqsa mengatakan, “Benyamin Netanyahu, PM Israel harus menghitung dengan benar jumlah pasukannya dan berhenti menipu keluarga para tentara Israel.” Sehubungan dengan masalah ini, Osama Hamdan, pejabat urusan kerja sama internasional Hamas menegaskan, maksud statemen Netanyahu adalah upaya untuk mengorek informasi keberadaan sandera Israel di tangan Hamas dengan imbalan dibebaskannya tahanan Palestina.

Pernyataan ini disampaikan pasca Rouhi Mushtaha, anggota Biro Politik Hamas menegaskan bahwa Brigade Ezzedine Al Qassam, sayap militer Hamas mengambil keputusan cerdas dengan menyandera tentara Israel untuk ditukar dengan tahanan Palestina.

Mushtaha mengatakan, “Hamas akan mengembalikan “kotak hitam”-nya hanya setelah para penjajah membayar biaya yang sangat besar.”

Dalam agresi militer Israel ke Gaza tahun lalu, Ezzedine Al Qassam mengumumkan berhasil menyandera Shaul Aron, seorang tentara Israel.

Militer Israel setelah dua hari berlalu baru mengakui hilangnya Aron, namun mereka tidak mau mengaku jika tentaranya itu disandera Hamas. Tel Aviv kemudian justru mengabarkan kematian Aron.

Padahal surat kabar-surat kabar Israel melaporkan kemungkinan disanderanya tentara Israel tersebut. [ARN]

 

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: