Presiden Perancis Ancam Indonesia

ARN00120040015137-Francois-HolandeArrahmahnews.com - Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius pada Rabu, 22/04/15, memanggil Duta Besar Indonesia untuk Paris membahas perkara warga negara Perancis yang menghadapi hukuman mati karena kejahatan narkotika, kata juru bicara pemerintah kepada AFP. Pemanggilan itu dilakukan hanya sehari setelah kasasi Serge Atlaoui (51) ditolak Mahkamah Agung yang membuatnya kian dekat dieksekusi regu tembak atas perannya di laboratorium gelap ekstasi dekat Jakarta. Atlaoui adalah salah seorang dari beberapa narapidana narkotika asing terjerat hukuman mati di Indonesia, yang permohonan grasinya ditolak presiden. Hukuman mereka diperkirakan dilakukan sesudah upaya hukum akhir selesai.

Duta besar Prancis untuk Indonesia pekan lalu memperingatkan bahwa menghukum mati Atlaoui akan berdampak pada hubungan Paris dengan Jakarta.

Sementara itu, Presiden Perancis Francois Hollande, juga mendesak Indonesia untuk tidak mengeksekusi Serge Atlaoui.

Desakan Hollande ini diikuti dengan ancaman bahwa jika Indonesi mengeksekusi warganya itu maka langkah tersebut akan merusak hubungan kedua negara.

“Mengeksekusi Serge Atlaoui (51) akan merusak Indonesia, merusak hubungan yang ingin kita bina,” kata Hollande dalam jumpa pers hari ini seperti dikutip AFP.

Sebelumnya, presiden Joko Widodo mengatakan eksekusi terpidana mati kasus narkoba dari berbagai negara akan dilaksanakan sesuai prosedur hukum.

“Ada prosedur dan proses hukum yang harus diikuti yang saya tidak mau campuri, itu urusan waktu saja,” katanya mengutip Kantor Berita Antara, Senin. [ARN]

About ArrahmahNews (12235 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: