Masuk Surga Bareng Wahabi

Arrahmahnews.com - Suatu hari seorang santri bernama Husin mendampingi Kiainya yang akan mengisi ceramah di daerah pedalaman. Saking seringnya Husin mendampingi Sang Kiai, santri-santri lain menobatkannya sebagai ajudan Kiai. Tapi cerita yang ini bukan soal itu. Nah Husin merasa senang bisa diajak mendampingi Kiai setiap menjadi penceramah di luar kota. 1391591826Seperti biasa, di tengah perjalanan Husin memanfaatkan waktunya dengan berdiskusi bersama Kiainya. Kali ini Husin ingin mencari tahu alasan kelompok-kelompok tertentu, sebut saja Wahabi, yang menuduh bid’ah, sesat, bahkan kafir terhadap amaliah-amaliah seperti diantaranya tahlil, istighotsah, ziarah kubur, dan maulidan yang sering dia praktikan. “Mengapa mereka dengan tega menuduh seperti itu Pak Yai, padahal saya tidak merasa tersesat, kayaknya kok mereka merasa paling benar dan merasa berhak masuk surga sehingga menuduh kafir, sesat, dan lain-lain?” tanya Husin dengan nerocos dan polosnya.

“Ya…mungkin seperti itu. Begini Sin, kalaupun saya dikehendaki oleh Allah masuk surga tapi ketika itu ada mereka (golongan yang suka mengkafirkan) di situ, saya lebih baik gak masuk surga,” jawab sang kiai setengah becanda kepada Husin yang hanya bisa mengangguk.

“Oohh…ternyata Pak Kiai merasa gemes juga sama mereka toh,” ujar Husin dalam hati sambil terkikik. (ARN)

 

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: