Banyak Korban Sipil Gara-gara Keputusan Obama yang Salah

M_Id_397447_Barack_ObamaArrahmahnews.com - Presiden Amerika Serikat mengakui kesalahan Washington dalam perang melawan terorisme dan menyebut kesalahan itu sebagai realitas yang pahit. Tasnim News (27/4) mengutip surat kabar New York Times, melaporkan, Barack Obama, Presiden Amerika mengumumkan, sebagian kekeliruan yang dilakukan itu mematikan dan realitas tersebut harus diterima. New York Times menulis, “Pemerintah Amerika menutup-nutupi masalah serangan drone-drone negara itu untuk sekian tahun. Serangan tersebut diklaim menargetkan para teroris, namun warga sipil yang harus menjadi korban.”

Ditambahkannya, “Warren Wenstein, adalah seorang kontraktor asal Amerika, dan Giovanni Lo Porto, adalah seorang relawan Italia yang disandera anasir-anasir Al Qaeda. Mereka berdua tewas dalam serangan drone-drone pasukan Amerika pada Januari 2015 di wilayah perbatasan Afghanistan-Pakistan.”

Menurut New York Times, rasa penyesalan yang ditunjukkan Obama atas tewasnya seorang warga Amerika dan Italia akibat serangan drone negara itu, adalah sebuah masalah yang penting. (ARN)

About ArrahmahNews (12203 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: