Perang Yaman Merubah Peta Politik Kerajaan Saudi

Raja Salman saat bacakan dekrit kerajaan dalam pelengseran Muqrin bin Abdul Aziz dan Saud Al-Faisol, rabu 29 mei.

Raja Salman saat bacakan dekrit kerajaan dalam pelengseran Muqrin bin Abdul Aziz dan Saud Al-Faisol, rabu 28 Aprili.

Arrahmahnews.com - Perang yang dikobarkan Saudi di Yaman, memaksa raja Salman merubah peta politik kerajaan dengan anti klimaks pencopotan putra Mahkota Muqrin bin Abdul Aziz.

Analis masalah timur tengah mengatakan bahwa perubahan yang terjadi dalam keluarga kerajaan, dengan perang Yaman dan kekalahan rezim Saudi memiliki hubungan yang sangat erat, karena Putra Mahkota pertama Muqrin bin Abdul Aziz, ibunya adalah seorang wanita asli Yaman, tentu hal ini membuatnya berada dalam posisi sulit dan memalukan.

Pencopotan ini tentu terkait darah Yaman yang mengalir pada Muqrin, yang menjadikan posisinya semakin sulit dalam menyikapi perang Yaman. Sebelumnya sumber-sumber kerajaan juga menyebutkan bahwa Muqrin bin Abdul Aziz adalah salah satu keluarga kerajaan yang menentang keras invansi atas Yaman, terlebih lagi Saudi tidak berhasil mencapai tujuan-tujuannya dalam perang ini. Inilah yang memaksa Raja Salman mengeluarkan dekrit kerajaan tentang pencopotan Muqrin dari putra Mahkota, padahal sebelumnya yang mengangkatnya sebagai Putra Mahkota adalah Raja Salman sendiri.

diriyah-palace_m

Disisi lain Muhammad bin Salman yang gemar kekerasan memaksa untuk dilanjutkannya peningkatan serangan terhadap Yaman, sementara ketidakmampuan ayahnya dalam membuat keputusan membuat putranya semakin menjadi penentu dalam pengambilan keputusan. Karena usia yang masih muda dan kurangnya pengalaman, prediksi kekacauan dalam pengambilan keputusan dan struktur administrasi kerajaan semakin nyata. 

Penunjukan Mohammed bin Salman sebagai Wakil Putra Mahkota. Menuntut perombakan pada posisi Menteri Luar Negeri yang sebelumnya dipegang Pangeran Saud Al Faisal digantikan Adel Al Jubeir yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Arab Saudi di Washington.

Dengan dicopotnya Saud al-Faisal dari Mentri Luar Negeri membuat Arab Saudi kehilangan arah dan lobi-lobinya diluar negeri. Sementara penggantinya tidak dapat diharapkan kecuali kedekatannya dengan pusat keputusan Washington, yang telah memberi dukungan kepadanya.

Arab Saudi dalam beberapa jam yang lalu telah melakukan perombakan, ini adalah perubahan serius yang akan berakibat tidak hanya di dalam negeri tetapi juga internasional. Perubahan ini tentu akan semakin memanaskan ketegangan yang selama ini terjadi di antara keluarga kerajaan. Bahkan seorang analis mengatakan posisi Raja Salman pun dalam bahaya, karena sangat dimungkinkan Muqrin dan keluarga kerajaan lain yang terbuang serta orang-orang yang setia bersama mereka melakukan kudeta. [ARN]

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Perang Yaman Merubah Peta Politik Kerajaan Saudi

  1. jangan khawatir cukup banyak yang mengetahui akan kebusukan dan muslihat saudi, walau… mereka yang tidak faham jauh lebih banyak lagi.cukuplah ALLAH sebagai penolong dan yang membuka apa2 yang mereka sembunyikan.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: