News Ticker

Lo Siaw Ging, Dokternya Orang Miskin

ArrahmahnewLo Siaw Gings.com- SOLO- Mahalnya biaya berobat dan pelayanan kesehatan di Indonesia melahirkan pameo: “Orang miskin dilarang sakit”. Lantas, realitas ini yang mendorong Lo Siaw Ging, seorang dokter di Solo, Jawa Tengah memberikan pelayanan medis gratis bagi pasien miskin. Adalah Lo Siaw Ging (79 tahun) belakangan ini menjadi perhatian publik seantero tanah air. Pria yang akrab disapa dokter Lo ini, tidak sepeser pun meminta bayaran kepada setiap pasien miskin yang berobat padanya. Di tengah “keputusasaan” masyarakat akibat beragam masalah yang mendera dunia kesehatan, ternyata masih ada sosok dokter yang mau mendedikasikan diri bagi masyarakat miskin. Saat ditemui Jia Xiang Hometown di kediamannya di Jalan Jagalan No. 27 Jerebes, Solo, Kamis (12/12/13) dokter Lo mengungkapkan, dari seluruh pasien yang dilayaninya setiap hari, sedikitnya 45 persen warga miskin. Mereka tetap mendapat pelayanan yang sama dengan pasien umum lainnya.

“Meskipun pelayanannya gratis, bukan berarti saya membeda-bedakan kualitas layanan dengan pasien umum. Tidak ada sedikitpun pembedaan pelayanan,” ujar Lo.  Selain pemeriksaan dan konsultasi gratis, para pasien dari keluarga tidak mampu itu, juga diberi resep obat yang ditebus di apotik langganan milik dokter Lo. Obat yang ditebus pun gratis, karena semua tagihan resep obat itu diselesaikan oleh dokter Lo. Dalam sebulan, dokter Lo biasanya harus merogoh kocek sendiri antara Rp 4 juta hingga Rp 6 juta.

Jika ada pasien miskin yang memiliki penyakit berat dan harus dioperasi dengan biaya berobat sangat tinggi, dokter Lo akan menghubungi sejumlah relasinya  untuk menjadi donatur. Tidak sedikit pengusaha di Solo yang bersedia membantu dokter Lo.  “Sudah bertahun-tahun saya lakukan hal itu, tapi saya tetap bisa hidup layak dan berkecukupan,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.

Dokter Lo lahir di Magelang 16 Agustus 1934. Ia lulusan dari Universitas Airlangga Surabaya, dan menjadi dokter sejak tahun 1963.  Dokter Lo mengawali karirnya di Poliklinik Tsi Sheng Yuan milik dr. Oen Boen Ing. Sosok Oen Boen Ing yang menginspirasi dokter Lo melanjutkan kerja kemanusiaan itu.

Oen Boen Ing adalah seorang  dokter legendaris sekaligus pahlawan bagi warga Solo, karena dedikasinya melayani warga miskin di Solo tanpa memungut biaya sepeser pun. Kemudian polikliknik ini berkembang menjadi Rumah Sakit Dokter Oen. Di tahun 1981, dokter  Lo bekerja di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Selepas kesibukannya di rumah sakit, dokter Lo melayani pasiennya di tempat praktiknya di rumah.

Praktik dokter ini sudah dilakoninya sejak tahun 1968. Setiap hari, kecuali hari Minggu dan libur nasional, dokter Lo berpraktik dari pukul 06.00-08.00 WIB. Setelah itu dokter Lo beraktivitas di Rumah Sakit Kasih Ibu hingga pukul 14.00 WIB. Usai beristirahat, mulai pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB, dokter  Lo melayani pasiennya di tempat prakteknya di rumah. Setiap hari pasiennya bisa mencapai 30 orang   lebih.

054258_dokterlo

Pasien yang datang berasal dari sekitar Kota Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali dan Wonosobo. Selain berobat, ada juga warga yang datang hanya untuk bertemu dengan dokter Lo. Seperti yang dilakukan Eddy (49 tahun). Pria asal Samarinda, Kalimantan Timur ini mengaku datang hanya untuk memberi ucapan selamat dan dukungan moril kepada dokter Lo.

“Kebetulan saya sedang berada di Solo, makanya sebelum balik ke Samarinda saya berusaha menemui pak dokter. Saya kagum dengan jiwa sosialnya. Saya ingin foto bersama dengan beliau,” ujar Eddy yang ditemui di ruang tunggu.

Sementara Siti (33) adalah warga Solo yang baru saja melahirkan anak kelima, sengaja datang untuk memeriksakan luka bekas operasinya. “Pak dokter sangat membantu kami yang berekonomi lemah,” ujar Siti  (JX/Dee/U1/ARN)

About ArrahmahNews (13428 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Lo Siaw Ging, Dokternya Orang Miskin

  1. Rika nurnailli // Mar 10, 2016 at 8:22 am // Balas

    Dokter tolong adik sepupu saya dia hanya punya ibu ayahnya sudah meninggal … dia di ICU RSUD SIDOARJO JATIM

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: