Mantan Putra Mahkota, Muqrin bin Abdul Aziz Tolak Agresi Militer Riyadh ke Yaman

ARN00120040015183_Raja_Salman_Singkirkan_Su'ud_FaisolArrahmahnews.com - Putra Mahkota Arab Saudi yang baru-baru ini digeser dari posisinya, dalam sebuah pernyataan memprotes keras Raja Saudi.
Situs berita Shafqna (2/5) melaporkan, Muqrin bin Abdulaziz, mantan Putra Mahkota Saudi, Jumat (1/5) mengumumkan bahwa dirinya menentang agresi militer Riyadh ke Yaman. Ia meminta seluruh rakyat Saudi untuk bangkit melawan langkah-langkah sepihak Salman bin Abdulaziz, Raja Saudi dan Mohammed bin Salman, putranya yang juga Menteri Pertahanan negara itu.

Muqrin bin Abdulaziz dalam surat protes yang dilayangkannya kepada Raja Saudi memperingatkan dampak buruk serangan militer ke Yaman atas perekonomian dan militer Riyadh di dalam negeri, kawasan dan dunia. Akan tetapi Raja Saudi yang sudah melimpahkan urusan militer negara kepada Mohammed bin Salman, tidak mempedulikan peringatan itu.

Mantan Putra Mahkota Saudi juga meminta negara-negara sahabat untuk mencegah langkah-langkah militer Riyadh di Yaman dan mengutamakan rasionalitas. Menurutnya, krisis Yaman bisa diselesaikan lewat cara-cara damai, dan kedaulatan, kemuliaan serta keamanan dua negara dapat tetap terjaga.

Muqrin secara khusus meminta petinggi negara-negara yang ikut serta dalam agresi Saudi ke Yaman untuk menghentikan aktivitas militer mereka dan saling bekerjasama guna menurunkan ketegangan di kawasan.

Salman bin Abdulaziz, Raja Saudi, Rabu lalu memberhentikan Muqrin bin Abdulaziz dan mengangkat Mohammed bin Nayef sebagai Putra Mahkota baru dan Deputi Perdana Menteri dengan tetap menjaga posisinya di Kementerian Dalam Negeri. [ARN]

 

About ArrahmahNews (12209 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: