Jubir Kemenlu AS Bersitegang Dengan Walikota Ankara, Turki

Arrahmahnews.com, Washington DC - Jubir Kemenlu AS Marie Harf menolak berkomentar atas tindakan Walikota Ankara, Turki, yang telah mengolok-oloknya sebagai ‘blonde bodoh’. blonde-amerika“Saya tidak pernah berfikir untuk membuat mereka senang dengan memberikan balasan,” katanya kepada pers, seperti dilaporkan Press TV, Sabtu (2/4). Sebelumnya walikota Ankara, Turki, menyebut Harf sebagai ‘blonde bodoh’ dalam sebuah kicauan Twitter pada hari Rabu (29/4). Hal ini sebagai kecaman atas diamnya pemerintah AS atas kerusuhan di Baltimore yang dipicu oleh tewasnya Freddie Gray, seorang warga kulit hitam, di tahanan polisi.

“Ayolah blonde (wanita berambut pirang), jawablah. Dimanakah kau blonde bodoh, yang menuduh polisi Turki menggunakan kekerasan berlebihan?” Demikian kicau Ibrahim Melih Gokcek tentang kerusuhan di Baltimore.

Bersama kicauan itu ia juga memposting gambar polisi AS tengah memukul demonstran, bersama foto Harf di sampingnya.

Aksi-aksi demonstran dan kerusuhan melanda Turki tahun 2013 memprotes langkah pemerintah Turki untuk membongkar Taman Gezi yang bersejarah dengan pusat perbelanjaan modern. Dalam aksi tersebut terjadi sejumlah tindakan kekerasan oleh aparat polisi yang mengakibatkan sejumlah demonstran terluka hingga meninggal. Saat itu AS termasuk negara yang gencar mengecam aksi-aksi kekerasan aparat keamanan Turki.

Namun meski Harf tidak merespon, Dubes AS untuk Turki John Bass memberikan balasan kepada Gokcek. Hari Jumat (1/4) di jejaring Instagram ia memposting foto dirinya yang sudah direkayasa sehingga rambutnya yang gelap tampak menjadi pirang.

“Kami para diplomat AS semuanya berambut blonde sekarang,” tulisnya di Instagram. (ARN)

About ArrahmahNews (12188 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: