News Ticker

Situs Radikal Arrahmah Pro ISIS atau al Qaeda?

ARN001200400151124_Turkey_Latih_Militan_Suriah“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. ..” [Al Fath 29].

Arrahmahnews.com Al Quran secara jelas mengatakan itu. Tetapi marilah kita lihat kelompok-kelompok ekstrem ini, kelompok-kelompok yang mengaku jihadist (al Qaeda, Jabhat an Nusra, ISIS dll). Sayangnya banyak anak-anak muda, orang dewasa, bahkan ibu-ibu rumah tangga dengan semangat dakwah, dengan mengklaim jihad, berdakwah berjuang dengan tenaga, waktu, bahkan uang, baik dengan belajar, menggalang seminar, penggalangan dana, dimedia-media sosial dan lain-lain.

Mereka menshare berita-berita mereka bahkan ajaran-ajaran mereka. Yang isinya adalah mengajak kepada Islam, tetapi disamping itu, mengatakan yang lain salah, sesat, syirik, bid’ah, kafir, dll. Dan mereka melakukan dakwah kepada yang lain dengan kasar.

Hendropriyono, mantan BIN, mengatakan, ada hubungan antara Wahabi (sebuah madzab dalam Islam yang dominan di Saudi), Salafi dan Takfiri dengan radikal dan terroris.

http://www.salafynews.com/2015/04/hendropriyono-ternyata-benar-tentang-wahabi/

Seperti dilansir oleh Repoblika.co.id, Mashaal Radio yang berhubungan dengan Azadi Radio, mengutip Mullahkhel, seperti dilansir Khamaa mengatakan, perundingan damai antara pemerintah dan Taliban, datang ke diskusi beberapa badan-badan intelijen, untuk membuat kelompok-kelompok baru dan menjaga perang yang sedang berlangsung di Afghanistan.

Laporan juga menyebut terjadi bentrokan kecil antara pejuang kelompok Taliban dan ISIS beberapa waktu lalu. Abu Bakar Al-Baghdadi, pemimpin ISIS telah disebut pemimpin Taliban Mullah Mohammad Omar “seorang panglima perang yang bodoh dan buta huruf”.

Semenatara Al-Baghdadi mengatakan bahwa Mullah Omar tidak pantas memiliki kredibilitas spiritual atau politik. Sementara di sisi lain pejuang Taliban telah diperintahkan oleh para pemimpin mereka untuk tidak membiarkan bendera ISIS berkibar di Afghanistan.

http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/15/04/21/nn4pwi-isis-dan-taliban-umumkan-saling-perang

Situs-Arrahmah-masih-dapat-diakses-melalui-browser-PC-IstimewaSaling bunuh antar kelompok ekstrem yang mengklaim jihad itu banyak terjadi. Kekejian antar mereka antara lain; ISIS menyembelih Mujahid Jabhah Islamiyah. http://www.arrahmah.com/news/2014/05/17/inna-lillah-keji-isis-menyembelih-mujahid-jabhah-islamiyah.html#sthash.0GWStnDf.dpuf

Diketahui, bahwa para jihadist Indonesia, termasuk para pemegang kontrol situs radikal yang kemarin sempat di blokir oleh BNPT, pecah. Ada yang pro ISIS dan mengkafirkan Jabha Nusra, ada yang sebaliknya. Lihat situs-situs mereka dan diskusi-diskusi mereka. Lihat ini, Kumpulan foto mujahidin yang dibunuh oleh ISIS dalam, http://www.arrahmah.com/news/2014/09/01/kumpulan-foto-mujahidin-yang-dibunuh-oleh-isis.html (disini terlihat sekali, Arrahmah, situs radikal, pro Jabha-Nusrat). Oleh karenanya, Abu Jibril (Alumni Afghanistan, terduga terroris yang anaknya pemegang kendali situs arrahmah), saat ditanya tentang meninggalnya anak yang lain di Syuria. “Apakah anak anda ikut ISIS di Syuria, ia menjawab, tidak tetapi ikut al Qaeda.”

Saat diberitakan kekejian ISIS, banyak yang mengeleminir, mengatakan itu berlebihan, lebay dan ditunggangi media barat/kafir, dll. Padahal media jihadis, media radikal yang kerjanya sama dengan ISIS, yang awalnya mendukung ISIS (lalu pindah ke Jabha Nusra, dan sekarang pindah ke al Qaeda) juga merilis berita kekejaman-kekejaman itu.

Mengapa ISIS dan Kelompok lain tidak berjuang di Gaza, Melawan Israel? Tapi di Negara Mayoritas Muslim dan perang sesama Muslim? Di Syuria, Iraq, Yaman, Afghanistan dll??

Mereka selalu berkeyakinan bahwa masyarakat Islam saat ini sudah menyimpang dari Islam. Mereka tidak menjalankan Islam seperti zaman Rasul saw, kata mereka. Muslim sekarang adalah pelaku bid’ah, pelaku syirk, sesat bahkan sudah kafir. Maka mereka wajib didakwahi, wajib diperangi bila mereka tidak mau mengikuti mereka.

Bahkan banyak yang sudah mengetahui dengan sumber yang akurat yang mengatakan, Al Qaeda (Usamah bin Laden) awalnya adalah bentukan badan Intelligen Amerika (CIA), saat peperangan oposisi (Pro-AS) dan pemerintah Afghanistan (yang pro-Rusia saat itu). Dan ISIS adalah bentukan Inggris dan Israel (saat peperangan oposisi, pro Saudi dan AS) dengan pemerintah Syuria (Pro-Iran dan Rusia). http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/14/08/01/n9m0h7-snowden-isis-bentukan-israel-as-dan-inggris

Mengapa mereka gampang saling mengkafirkan, saling membunuh dan bersikap sangat ekstrem dan kasar, bahkan menggunakan teror, pemerkosaan dll? Ini disebabkan ideologi mereka adalah ideologi yang mengatakan kelompok lain adalah salah, sesat, bid’ah, pelaku Syirk, kafir dan Kafir. Setelah manusia atau kelompok lain terkena dan diberi label kafir. Maka banyak hal disematkan pada kelompok itu, misalnya; boleh diperangi, halal darahnya, halal kehormatannya, boleh dicuri barangnya dst. Padahal Islam tidak mengajarkan semua itu.

Kelompok seperti ini sudah pernah ada pada zaman Ali bin Abi Thalib. Mereka adalah kaum khawarij (Anehnya, Jabha Nusra menyebut ISIS adalah Khawarij, demikian sebaliknya). Kaum Khawarij banyak disebutkan dalam hadist Nabi saw, salah satunya adalah, “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”.

Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201). Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/ Sekali lagi Islam, tidak mengajarkan kekejian-kekejian, dan ke ekstriman seperti itu.

Siapakah yang lebih dekat dengan mereka (Khawarij) sekarang ini? Banyak yang mengatakan, Kelompok-kelompok ekstrem itu rata-rata berideologi Wahabi-Salafi. Mereka adalah golongan, kelompok, yang gampang menuduh sesat, bid’ah, dholal, syirk dan mengkafirkan kelompok lain. Dan banyak dari mereka baik dalam beribadah, sholat, dan bacaan qur’annya bagus dst. Dari Wahabi-Salafi inilah keluarlah Takfiri (Mudah mengkafirkan) dan diteruskan dengan Radikalisme, Ekstrimisme, teror dan saling membunuh. [ARN]

 

About ArrahmahNews (15869 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Media Arrahmah Milik Teroris Anti Pancasila | SalafyNews
  2. Ada Nama Abu Jibril ‘Bapak Teroris Al Qaeda’ dalam Maklumat #2019GantiPresiden – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: