Partisipasi AS dalam Perang Yaman “illegitimate”

ARN001200400151138_AS_Serang_Pasukan_IrakArrahmahnews.com - Amerika Serikat mendukung Arab Saudi dalam perang melawan Yaman, dukungan ini jelas bertentangan dengan kepentingan rakyat Amerika dan pemerintah, kata Mark Dankof, mantan calon Senat AS. Dalam pertemuan puncak dengan Presiden AS Barack Obama bulan ini, pemimpin (Persia) Gulf Cooperation Council ([P] GCC) mengharap suplai lebih banyak senjata AS untuk perang Yaman. Mengutip pejabat AS dan Arab, Wall Street Journal melaporkan pada akhir pekan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar, akan meminta Obama untuk menyediakan mereka jet tempur tambahan, baterai rudal, dan peralatan pengawasan.

AS telah memberikan dukungan logistik dan intelijen untuk Riyadh sejak dimulainya invansi hingga sekarang.

Mengingat fakta bahwa Saudi mendatangkan militan ISIS di Irak dan Suriah serta “masalah represi dalam negeri”, partisipasi AS dalam perang  adalah “jahat” melawan “benar”, semua ini karena kepentingan Amerika, kata Dankof.

“Semua hal yang terjadi dengan al-Qaeda dan ISIS di wilayah yang jelas ancaman bagi kepentingan hajat orang banyak.”

Sementara Arab Saudi adalah  kontributor utama gerakan ekstrimis dan penyuplai terbesar “logistik, politik, keuangan”, katanya.

Dankof lebih lanjut memperingatkan bahwa AS sedang “diseret” ke dalam perang Yaman. [ARN]

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: