Tayangan Khazanah Tidak Berhenti Jatuhkan Ulama

Arrahmahnews, JAKARTA - Program Khazanah di salah satu stasiun televisi swasta kerapkali menayangkan materi yang tidak mendidik. Pihak pengelola program ini berupaya menjauhkan umat dari para ulama. Upaya ini ditempuh dengan melemparkan tuduhan keji kepada ulama. AqilCara seperti ini disaksikan sendiri oleh Prof DR KH Said Aqil Husein Al-Munawwar. Beberapa waktu lalu, Said Agil bercerita, tayangan Khazanah menampilkan seorang ustadz muda yang mengangkat keilmuan Imam al-Ghozali. Menurut ustadz muda ini, Imam al-Ghozali merupakan seorang ilmuan muslim yang layak dibanggakan. Selain pemuka agama, Imam al-Ghozali juga teruji dan diakui sebagai seorang saintis di kalangan ilmuan. Setelah lama bercerita perihal Imam al-Ghozali, ustadz muda ini menutupnya dengan kalimat “Meskipun hebat, imam Ghozali memiliki 1 kekurangan. Ia tidak memahami Al-Quran dan As-sunah”. Lihat videonya disini

Demikian cerita KH Said Aqil di hadapan sedikitnya 150 peserta bahtsul masail pra-muktamar NU di pesantren Al-Manar Azhari, Limo, Depok, Sabtu (9/5).

“Masya Allah, luar biasa betul ustadz muda ini. Kalau ia berbicara di hadapan saya, pasti sudah saya tinju,” ujar Said Aqil menyatakan kekecewaannya atas tayangan tidak mendidik itu.

Fakta ini semakin menambah daftar hitam acara-acara keislaman yang tayang di Trans 7, setelah sebelumnya program “Khazanah” yang juga menuai pro dan kontra dari masyarakat. Juga, hal ini semakin memperkuat fakta bahwa akhir-akhir ini ada sebuah kecenderungan luar biasa di kalangan sebagian pegiat studi dan dakwah Islam untuk tidak menghormati karya-karya ulama.

Arifin-Nugroho-

Slogan kembali kepada Al-Quran dan Hadis yang gencar dihembuskan oleh segelintir pegiat keislaman di tengah masyarakat yang sudah ber-Al-Quran dan ber-Hadis, hanya melahirkan generasi-generasi yang anti-mazhab dan anti-ulama dalam memahami Al-Quran dan Hadis.

Fenomena akhir zaman ini sudah diperingatkan oleh Nabi SAW. sejak jauh hari bahwa kelak di akhir zaman akan muncul sekelompok anak muda yang pendek pemikirannya (bodoh), gemar menukil hadis-hadis Nabi SAW., namun mereka lepas dari agama seperti lepasnya anak panah dari busurnya (tidak akan bisa kembali lagi).

Karenanya, sudah banyak himbauan dari para habaib, kiai dan ustadz kepada masyarakat akan waspada terhadap aliran-aliran sesat yang sering berada di balik slogan kembali kepada Al-Quran dan Hadis ini. Karena aliran ini sudah jauh hari disinyalir oleh Nabi SAW. sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan.

(RNA)

Sumber : Nu.online, mosleminfo.com

About ArrahmahNews (12235 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: