Whistle Blower, Amerika dan Israel Mata-Matai Semua Orang Di Dunia

Arrahmahnews, KANSAS CITY – Stew Webb, seorang kolumnis dan seorang whistle blower (pengungkap skandal) Amerika di Kansas City, menyatakan bahwa NSA atau Badan Keamanan Amerika memiliki akses untuk memata-matai siapapun dan dimanapun diseluruh dunia. Hal ini di ungkap Webb dalam wawancaranya dengan presstv yang dimuat Senin (11/5) kemarin, guna memperoleh keterangan mengenai kolaborasi skandal yang terjadi antara Badan Intellijen Jerman (BDN) dan Badan Keamanan Amerika (NSA) yang terkesan semakin mendalam. Israel-LockheedMartin-WOWFinancial-HughesCorp-USAirForce-CyberTerrorists-2015Dalam keterangannya Webb mengatakan bahwa selama ini tindakan spionase memang selalu ada, namun dalam kasus ini, penjelasannya adalah, pada tahun 1991, George Herbert Walker Bush memasang ‘sebuah perangkap rahasia’ melalui apa yang disebut Inslaw/ The Promised Software  dan menjualnya kepada Badan Intellijen Jerman, Perancis dan ke semua Negara di dunia. Hal itu kemudian membuka sebuah pintu rahasia bagi NSA untuk bisa memata-matai siapapun, dimanapun di dunia ini. Sedang Israel, pada tahun 1991 itu juga, telah  memiliki akses khusus terhadap basis satelit NSA. Hal ini memungkinkan Israel untuk masuk ke dalam jaringan mata-mata Amerika dan hasilnya adalah, Israel juga bisa memata-matai siapapun di dunia.

Menurut Webb, karena spionase terjadi akibat instalasi Inslaw, maka jalan satu-satunya menghindari spionase Amerika dan Israel adalah dengan menyingkirkan Inslaw/The Promised Software yang telah dibeli dari Bush tersebut. Jika tidak, spionase di seluruh dunia tidak akan berhenti.

Lebih lanjut ketika ditanya apakah ia setuju mengenai kenyataan bahwa sebenarnya spionase ini bisa dihentikan, namun negara-negara penginstall Inslaw tidak juga menyingkirkannya, Webb menjawab bahwa hal itu menunjukkan Tatanan Dunia Baru telah dijalankan, ini adalah agenda mereka. Sebuah dunia baru dengan satu pemerintahan yang berpusat di Yerussalem.

Webb mengatakan Tatanan Dunia Baru ini telah memiliki dan mengontrol semua media di Amerika. Masyarakat dibanjiri dengan informasi palsu.

“Kami tak punya Media yang nyata. Mereka memiliki dan mengontrol media. Contohnya, enam diantara kami, kolumnis dari Veteran Today, baru-baru ini berhenti karena kami telah mengetahui bahwa operasi troll FBI yang dijalankan Gordon Duff atau lebih dikenal dengan Bob Foote beroperasi di dalamnya,” ungkap Webb.

“Dan sungguh tidak dapat dipercaya, bahkan media-media alternatif dan tak resmi disini begitu terinfiltrasi dan hanya memberitakan sampah untuk warga Amerika. Kini kami sedang berusaha  menciptakan sebuah jaringan beranggotakan wartawan independen dan mantan personil CIA yang akan mengungkapkan kebenaran., veteranstruthnetwok.com,”  pungkas Webb. (LM)

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Jerman Selidiki Dugaan Spionase Yang Dilakukan NSA | VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: