Tentara Israel Menyiksa Wanita Palestina Hingga Tulangnya Patah

Arrahmahnews.com, PALESTINA- Seorang wanita Palestina tua telah menderita patah tangan serta beberapa memar dan luka setelah pasukan militer Israel menyerang dan memukulinya di wilayah Tepi Barat. Sumber-sumber medis Palestina, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan wanita 60 tahun, yang diidentifikasi sebagai Mohammad yosra Qatesh, ditahan selama hampir 24 jam di al-Karamah perbatasan dengan Yordania, sementara dalam perjalanan kembali ke rumahnya di kota Azzoun, 9 kilometer (5,5 mil) barat dari Qalqilya. Wanita PalestinaTentara Israel berulang kali menyerang wanita tua hingga patah pergelangan tangannya dan mereka mendorong dengan paksa wanita itu agar masuk ke dalam kendaraan tentara Israel. "Kami terkejut mendengar bahwa tentara menahan ibu saya, mereka menahannta dari siang sampai tengah malam Selasa," sebagaimana di ungkapkan oleh anak ibu tersebut Mohammad Abdul-Aziz Kharfan. "Mereka kemudian memindahkannya ke kantor polisi Ma'ale Adumim, di mana ia disana sampai jam 6 Rabu pagi " tambahnya. Menurut Ahrar lembaga Pusat Studi Tahanan dan Hak Asasi Manusia, pasukan Israel menembak mati tujuh warga Palestina di wilayah Palestina dan menangkap sedikitnya 375 orang lain, di antaranya 55 anak-anak dan 19 wanita, bulan lalu.

Meninggal
Organisasi non-pemerintah Palestina (LSM) menambahkan bahwa 113 warga Palestina ditahan oleh pasukan Israel di Timur al-Quds (Yerusalem), sementara 86 diculik di al-Khalil, 54 di Nablus, 40 di Betlehem dan 29 di Ramallah.

Pasukan Israel juga menangkap 26 warga Palestina di Jenin, 11 di Qalqilya, empat di Tulkarm dan satu di Salfit – di Tepi Barat.

Tentara Israel Tangkap Aktivis Palestina

Tentara Israel Tangkap Aktivis Palestina

LSM Nablus berbasis mencatat bahwa pasukan Israel menculik 11 warga Palestina dari Jalur Gaza pada bulan April.

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Israel amat sanggt sering menyerang rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat, menangkap puluhan orang, yang kemudian dipindahkan ke penjara-penjara Israel, di mana mereka ditahan tanpa di rawat dengan baik.

Ada banyak laporan tentang kesehatan memburuk tahanan Palestina yang ditahan di dalam penjara-penjara Israel.

Lebih dari 7.000 warga Palestina ditahan di 17 penjara Israel dan kamp-kamp penahanan. Selain itu, 540 warga Palestina ditahan tanpa pengadilan, tanpa ada surat-surat administratif penahanan, yang memungkinkan Israel untuk memenjarakan warga Palestina selama enam bulan. Perintah penahanan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. (RNA)

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: