Rakyat Yaman Berterimakasih atas Bantuan Kemanusiaan Iran

ARN0012004001511120_Bantuan_KemanusianArrahmahnews.com - Sebelumnya ramai diberitakan media-media barat dan timur tengah terutama Al-Arabiyah dan Al-Jazirah bahwa Pemerintah Yaman akhirnya merespon ancaman yang dilontarkan oleh pemerintah Iran. Dalam pernyataanya kemarin, Iran mengatakan, tidak ada satupun pihak yang boleh menyentuh kapal bantuan mereka. Jika itu dilakukan, maka pihak tersebut telah menabuh genderang perang.

“Setiap serangan terhadap kapal bantuan Bulan Sabit Merah Iran akan memicu perang di kawasan itu. Dan ‘api’ ini tidak dapat dikendalikan,” kata Kepala Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Massoud Jazzayeri kemarin.

Berita pernyataan dan respon Yaman terhadap kapal Iran, pertama kali dilansir Al Arabiya pada Kamis (14/5/2015), berita ini jelas bertentangan dengan harapan rakyat Yaman yang membutuhkan bantuan internasional, dan berita ini tidak lebih dari propaganda Arab Saudi untuk menghalang-halangi bantuan kemanusiaan.

(Baca; Iran Tolak Kapal Bantuan Kemanusiaan Diperiksa Koalisi Arab).

Mengutip Reuters, sebenarnya ancaman Iran pada hari Rabu (13/5) tertuju pada pasukan koalisi. Iran tidak akan mengizinkan pasukan koalisi untuk memeriksa pengiriman bantuan kemanusiaan yang dikawal oleh kapal perang Iran .

Sebaliknya pemerintah Yaman berterimakasih atas bantuan kemanusiaan yang diberikan Iran kepada warga negaranya, dan meminta Saudi dan koalisinya untuk tidak menghalang-halangi bantuan kemanusiaan.

Lima hari gencatan senjata yang dimulai pada hari Selasa untuk pengiriman bantuan ke Yaman tampaknya menjadi terhambat. PBB mengatakan sekitar 12 juta orang di negara miskin yang dilanda perang tersebut butuh bantuan.

Dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Reuters, Selasa (12/5), Dewan Keamanan PBB meminta semua pihak untuk menghormati jeda kemanusiaan yang akan berlangsung selama lima hari tersebut. [ARN]

About ArrahmahNews (12186 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: