Israel Tembaki Demonstran Hari Nakba

Arrahmahnews.com, TEPI BARAT - Puluhan warga Palestina  mengalami luka-luka setelah  tentara rezim Tel Aviv menembaki mereka dalam unjuk rasa besar besaran memperingati Hari Nakbah ( hari malapetaka) yang ke-67, Jum’at(15/5) kemarin. Demonstrasi Hari NakbaRibuan warga Palestina menggelar unjuk rasa besar-besaran di kota Ramallah, Nablus dan al-Khalil(Hebron) di wilayah pendudukan Tepi Barat, untuk mengekspresikan kebencian mereka terhadap masih berlangsungnya pendudukan Israel. Para demonstran yang marah itu meneriakkan slogan anti agenda ekspansionisme rezim Tel Aviv dan penyitaan tanah Palestina oleh Israel.

Penduduk lokal dan saksi mata mengatakan bahwa para demonstran melakukan unjuk rasa damai, hingga tentara Israel datang menyerang, mereka menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan para demonstran. Pengunjuk rasa itu kemudian membalas serangan Israel dengan  batu.

Paramedis dan keamanan mengatakan bahwa sekitar 30an orang terluka akibat bentrokan tersebut.

Pembakaran Bendera

Sementara itu, serangkaian bentrokan sengit juga terjadi pada sebuah demonstrasi yang dilakukan di luar penjara militer dekat pusat Administrasi, Ramallah, Tepi Barat.

Unjuk rasa serupa juga terjadi di kota dan wilayah-wilayah lain diseluruh Negara pendudukan Israel itu.

Ribuan warga Palestina juga berunjuk rasa di al-Quds(Yerussalem) untuk memperingati hari Nakba. Sejumlah besar Demonstran mengibarkan bendera Palestina dan berbaris di sekitar kompleks masjidil Aqsa.

Warga Palestina yang berada di jalur Gaza juga ambil bagian, mereka turun ke jalan untuk menyuarakan kemarahan mereka atas pendudukan Israel atas tanah mereka. Israel juga menembaki dan menembaki para demonstran di dekat wilayah blokade tersebut.

Sementara itu, ribuan pengunjuk rasa juga melakukan reli di kota Gaza. Dalam reli tersebut, juru bicara Hamas menyerukan untuk meneruskan perlawanan terhadap musuh yaitu Israel, hingga Palestina merdeka.

Tentara IsraelDemonstrasi serupa terjadi juga di beberapa Negara tetangga dan di seluruh dunia.

Setiap tahun, pada tanggal 15 Mei warga Palestina di seluruh dunia memperingati hari Nakba, yang mengingatkan kembali malapetaka Palestina karena ratusan ribu warganya harus mengalami pengusiran paksa dari tanah air mereka seiring dengan terciptanya rezim Israel pada tahun 1948.

15 Mei 1948, tentara Israel mengusir paksa 700.000 warga Palestina dari tanah airnya. Mereka terpaksa melarikan diri ke negara-negara tetangga. Tentara Israel ini juga membumi-hanguskan 500 kota dan desa di Palestina, menjadikan sekitar 4,7 juta warga Palestina dan keturunannya sebagai pengungsi yang selama lebih dari 6 dekade, hingga kini, masih sangat berharap untuk bisa kembali ke tanah leluhur  mereka. (LM)

About ArrahmahNews (12216 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: