Pengadilan Amerika Bolehkan Google Tampilkan Kembali Film Pelecehan Nabi Muhammad “Innocence of Muslims”

Arrahmahnews.com, San Fransisco - Pengadilan Amerika Serikat mengeluarkan sebuah keputusan pada hari Senin(18/5) kemarin yang berbunyi, Geogle Inc tidak boleh menghapus film anti Islam dari website YouTube hanya karena seorang wanita mengeluh bahwa ia merasa ditipu untuk tampil di sebuah film yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai seseorang yang bodoh dan memiliki kalainan sexual.

Cindy Lee Garcia (L), an actress in the "Innocence of Muslims", an anti-Islam movie that has spawned violent protests across the Muslim world, holds a news conference outside her attorney's office after a court hearing in Los Angeles, California September 20, 2012. REUTERS/Bret Hartman

Cindy Lee Garcia Artis"Innocence of Muslims", pelecehan Nabi

Berkilah dengan alasan bahwa kasus ini berdampak luas dan mempengaruhi langsung terhadap industri dunia hiburan, panel 11 pengadilan The 9th Circuit di San Fransisco menyatakan bahwa perintah pelarangan terhadap google untuk menampilkan film tersebut harus dihapuskan. The 9th Circuit memilih untuk mendengarkan kembali kasus ini setelah sebelumnya tiga panel opini hukum telah memerintahkan google untuk menghapus film “Innocence of Muslims” dari mesin pencarinya. Film yang berupa trailer itu memicu gelombang anti-Amerika terutama di negara-negara Islam seperti Mesir, Libya dan negara-negara lainnya pada tahun 2012.

Penggugat, aktris Cindy Lee Garcia, mengajukan keberatan atas film tersebut dan menyatakan bahwa ia telah ditipu dengan diminta untuk berakting di sebuah film lain, namun kemudian adegan itu dimasukkan ke dalam film kontroversial itu.

Sebelumnya sejumlah aktor dilaporkan telah ditipu dan diperdaya terkait pembuatan film yang dinilai menghina Nabi Muhammad tersebut.

Nakoula, sang sutradara,  memberi para aktor naskah yang sama sekali tak menyinggung umat muslim dan Nabi Muhammad. Namun, tanpa sepengetahuannya, suaranya disulih dalam proses pasca-produksi yang membuatnya seakan mengucap kalimat yang menyulut amarah.

Beredarnya cuplikan trailer Film ‘Innocence of Muslims’ di YouTube telah menggemparkan dunia internasional pada 2012 silam, lantaran isinya yang menggambarkan penghinaan terhadap agama Islam dan Nabi Muhammad. Gelombang protes berkecamuk di banyak negara, termasuk Indonesia.

Aksi demonstrasi terhadap film itu di Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Libya telah mengakibatkan 4 pejabat Negeri Paman Sam tewas.

Hingga berita ini diturunkan, reuters melansir perwakilan Google dan Garcia belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan. (LM/reuters/ARN)

About ArrahmahNews (12171 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: