News Ticker

New York Times; AS Sengaja tidak Serang Pos-Pos ISIL di Suriah dan Irak

Angkatan Udara AS F-15E Strike Eagle

Angkatan Udara AS F-15E Strike Eagle setelah melakukan serangan udara di Suriah. (© AFP)

Arrahmahnews.com - Amerika Serikat sengaja tidak menyerang pos-pos kelompok teroris Takfiri ISIS di Suriah dan Irak, meskipun mereka memiliki informasi yang tepat tentang keberadaan ISIS.
Seperti dilaporkan Press TV, yang mengutip sebuah laporan yang dirilis oleh New York Times pada Selasa, Dinas intelijen AS telah mengidentifikasi tujuh bangunan sebagai "markas utama ISIS" di kota Raqqa, 550 kilometer (341 mil) timur laut dari ibukota, Damaskus. Namun, laporan itu mengatakan, tujuh bangunan itu "tak tersentuh" ​​selama kampanye pemboman yang dipimpin AS, yang dimulai pada September 2014 hingga kini. 

Seorang pilot pesawat A-10 mengatakan dalam sebuah email “Kami belum menargetkan pusat-pusat kosentrasi ISIS di Raqqa. Semua jalan antara Suriah dan Irak masih utuh, dan truk-truk masih menlintas bebas.”

AS F / A-18 jet tempur

AS F / A-18 jet tempur lepas landas untuk misi di Irak dari dek penerbangan dari US Navy kapal induk USS George HW Bush, di Teluk Persia. (© AFP)

Laporan New York Times mengatakan bahwa kelompok teroris Takfiri ISIS pekan lalu tanpa mendapat serangan dari Amerika menggelar parade kemenangan di jalan-jalan kota Ramadi, Provinsi al-Anbar yang terletak di Irak barat.

Ini jelas sikap Penolakan AS untuk menargetkan ISIS, sementara pesawat tempur Amerika dan sekutu telah diterjunkan dan dilengkapi dengan persenjataan canggih yang mampu menarget mereka dengan tepat.

Beberapa perwira militer Irak berpendapat bahwa AS sengaja membiarkan teroris ISIL teroris. 

“Aliansi internasional tidak memberikan dukungan berarti dalam membendung laju ISIS (ISIL) di Anbar” kata Mayor Muhammad al-Dulaimi, seorang perwira Irak di Anbar.

“Serangan udara AS di Anbar tidak memungkinkan aparat keamanan Irak untuk menahan dan menghadapi serangan ISIS (ISIL)” kata petugas Irak. “Kami kehilangan banyak wilayah di Anbar karena serangan udara koalisi pimpinan AS tidak memihak kami”. Mayor Muhammad al-Dulaimi

New York Times juga Laporan bahwa para pejabat AS berusaha untuk tidak mentarget ISIL dengan alasan kekhawatiran bahwa melakukan serangan udara terhadap mereka berpotensi menyebabkan kerusakan.

formasi dari US Navy F-18E super Hornets setelah menerima bahan bakar dari KC-135 Stratotanker Irak utara, sebagai bagian dari serangan udara pimpinan AS di Suriah. (© AP)

Teroris ISIL saat ini menguasai sejumlah wilayah di seluruh Suriah dan Irak. Mereka telah melakukan kekejaman paling mematikan di kedua negara itu, termasuk eksekusi massal dan pemenggalan warga lokal dan warga negara asing.

Sejak September 2014, AS bersama dengan beberapa sekutu regionalnya telah melakukan serangan udara terhadap ISIL di dalam wilayah Suriah tanpa persetujuan dari Damaskus atau mandat PBB. Serangan udara di Suriah merupakan perpanjangan dari kampanye perang pimpin AS terhadap posisi-posisi ISIL di Irak, yang dimulai pada Agustus 2014.

Banyak negara yang bergabung dalam koalisi anti-teror ini, seperti Turki, Arab Saudi dan Qatar, yang notabenya adalah pendukung setia Takfiri ISIS[ARN] 

Bagikan:

Menyukai ini:

Suka Memuat...
About ArrahmahNews (14625 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on New York Times; AS Sengaja tidak Serang Pos-Pos ISIL di Suriah dan Irak

  1. Reblogged this on Hidayatullah Garis Lurus and commented:
    New York Times; AS Sengaja tidak Serang Pos-Pos ISIL di Suriah dan Irak

  2. toha maulana // Jul 16, 2015 at 2:54 pm // Balas

    AS dan sekutu setengah hati memerangi isis, isis masih di butuhkan utk menumbangkan al assad, krn assad pro rusia & iran, serta mengancam israel

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: