News Ticker

Layanan Pajak AS Diretas Hacker

ARN00120040015112245_Layanan_Pajak_AS_DiretasArrahmahnews.com - Layanan online badan yang mengurusi perpajakan di Amerika Serikat atau Internal Revenue Service (IRS) diretas. Akibatnya, lebih dari 100.000 data pembayar pajak dicuri. Menurut berita yang dirilis oleh AFP, peretas masuk ke sistem IRS dengan memasukkan data pribadi yang diambil dari sumber lain, terutama soal nomor jaminan sosial (social security), alamat rumah dan tanggal lahir, untuk mendapatkan layanan "Get Transcript" IRS. "Para pihak ketiga ini mendapatkan informasi yang cukup dari satu sumber di luar sebelum mencoba mengakses situs IRS yang memungkinkan mereka menghapus proses otentikasi multi langkah, termasuk beberapa pertanyaan verifikasi personal yang umumnya hanya diketahui wajib pajak," kata IRS.

Setelah berhasil masuk ke dalam jaringan IRS, peretas mencuri akses data pengembalian pajak dan informasi pajak lainnya yang tersimpan dalam dokumen IRS. Akibat peretasan ini, layanan online IRS dan “Get Transcript” untuk sementara dimatikan.

Dalam pernyataan resminya, IRS juga mengatakan bahwa layanan “Get Transcript” adalah sebua sistem komputer terpisah, yang berbeda dari sistem yang menangani kepatuhan pajak online dari jutaan orang Amerika setiap tahun. “Sistem itu tetap aman,” kata IRS dalam rilisan pers nya.

“Get Transcript” adalah aplikasi yang memberikan akses bagi pengguna untuk melihat transaksi akun pajaknya, informasi pengembalian pajak atau gaji dan pendapatan yang dilaporkan ke IRS dalam kurun waktu tahun pajak tertentu.

Untuk saat ini kasus peretasan ini masih diselidiki oleh inspektur jenderal dan para penyelidik kriminal. Karena ternyata para peretas sudah beraksi sejak Februari silam hingga pertengahan Mei. IRS sendiri baru mendeteksi adanya aktivitas yang mencurigakan dalam sistemnya pada minggu lalu.

“Masalah ini sekarang dievaluasi oleh Inspektur Jenderal Keuangan untuk Badan Pajak dan juga unit invetigasi kriminal IRS,”.

IRS juga meminta maaf kepada masyarakat atas kasus peretasan ini, mereka berjanji akan memberitahukan setiap pembayar pajak yang datanya dicuri dan memberikan akses untuk memonitor bagi sekitar 100.000 orang yang akunnya diakses. IRS juga memberikan pengawasan gratis bagi mereka yang akunnya dibobol.

“Seperti biasa, IRS menjaga keamanan data pembayar pajak dengan sangat serius, dan kami bekerja secara agresif untuk melindungi pembayar pajak dan terus memperkuat protokol kami”. [ARN/antara] 

About ArrahmahNews (16644 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Layanan Pajak AS Diretas Hacker

  1. Reblogged this on PKSPIYUNGANGARISLURUS and commented:
    Layanan Pajak AS Diretas Hacker

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: