News Ticker

Upaya Riyadh Menyuap Mantan Presiden Ali Abdullah Saleh

ARN0012004001511264_Riyadh_Berusaha_Suap_Mantan_Presiden_YamanArrahmahnews.com - Mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh mengatakan para pejabat Saudi mencoba menyuapnya untuk mengamankan aliansi melawan gerakan Houthi, Ansarullah. Mantan duta besar Saudi di Yaman, 'datang kepada saya dengan membawa pesan dari kerajaan, yang meminta saya untuk melawan Houthi', kata Saleh dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi al-Mayadeen pada Jumat 29/0515. Ia juga menambahkan, "Mereka berkata kepadaku, 'kami akan membayar jutaan dolar jika Anda bersekutu dengan kami.'" Ali Abdullah Saleh menyatakan bahwa ia menolak tawaran tersebut, dan menegaskan kembali dukungannya pada "persatuan nasional untuk seluruh kekuatan politik di Yaman."

Mantan presiden Yaman membenarkan adanya beberapa perbedaan antara partai politik dan gerakan Houthi saat ia memimpin Yaman, tetapi ia bersumpah bahwa ia tidak akan “melepaskan” pejuang Ansarullah meskipun ada perbedaan pendapat.

Para pejuang Ansarullah mengangkat senjata mereka saat demo atas agresi Saudi di ibukota Yaman Sanaa, 5 April 2015. © AFP

“Perbedaan kami dengan Houthi hanya masalah administratif, bukan ideologis,” kata Saleh.

Dia mengecam rezim Saudi dan mengatakan “kebencian” Riyadh kepada pejuang Ansarullah didorong oleh isu “sektarian”. 

Saleh juga menekankan bahwa upaya Riyadh untuk mengembalikan kekuasaan mantan Presiden Abdur Robuh Mansur Hadi akan berakhir dengan kegagalan, karena dia “sudah berakhir.”

Arab Saudi memulai agresi militernya pada 26 Maret – tanpa mandat PBB – dalam upaya untuk melemahkan gerakan Houthi dan mengembalikan kekuasaan mantan Presiden Abdur Robuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh.

PBB mengatakan sejak Maret, hampir 2.000 orang telah tewas dan 7.330 lainnya luka-luka akibat konflik di Yaman. Namun, menurut Yaman Freedom House Foundation, serangan udara Saudi telah merenggut nyawa sekitar 4.000 orang Yaman.

Foto sebuah rumah yang hancur oleh serangan udara Saudi di ibukota Yaman Sanaa, 29 Mei 2015. © AFP

Awal pekan ini, sejumlah LSM dan masyarakat sipil mengajukan surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, untuk mengatasi situasi kemanusiaan yang “mengerikan”  di Yaman.

“Krisis Yaman telah mencapai proporsi yang mengerikan. Menurut perkiraan PBB sendiri sembilan juta warga Yaman, diyakini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, dan ratusan ribu orang menjadi pengungsi” kutipan surat tersebut. [ARN] 

About ArrahmahNews (13428 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on Upaya Riyadh Menyuap Mantan Presiden Ali Abdullah Saleh

  1. wahabi salafi takfiri munafiqin menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya, komunis kalah bengisnya dg setan berjubah agama ini.

  2. Reblogged this on Hidayatullah Garis Lurus and commented:
    Upaya Riyadh Menyuap Mantan Presiden Ali Abdullah Saleh

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: