News Ticker

Indonesia Minati Impor Minyak dari Iran

ARN0012004001511330_Indonesia_Minati_Impor_Minyak_Dari_IranArrahmahnews.com - Menteri Energi Indonesia Sudirman Said menggarisbawahi bahwa negaranya sangat ingin meningkatkan impor minyak mentah jangka panjang dari Iran.

Jakarta sedang dalam pembicaraan dengan Teheran untuk kesepakatan jangka panjang pasokan minyak, untuk memenuhi permintaan minyak mentah yang semakin meningkat" kata Sudirman, Jumat.

Dia menegaskan bahwa negaranya sedang menunggu penghapusan sanksi Barat yang diberlakukan terhadap Teheran.

Pada akhir Mei, Menteri Perekonomian Indonesia Sofyan Djalil menyuarakan keinginan negaranya untuk meningkatkan impor dari pasokan minyak mentah Iran dan pengalaman Teheran dalam membangun kilang minyak.

“Indonesia saat ini mengimpor antara 800.000 hingga 900.000 barel minyak mentah dari Iran” kata Djalil dalam pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Mahmoud Vaezi di Teheran.

Menteri perekonomian Indonesia dalam pertemuan Komisi Kerjasama Ekonomi Indonesia-Iran yang diadakan pada hari Sabtu, mengatakan, “Selama pertemuan komisi, kita membahas pembangunan kilang minyak di Indonesia dengan memanfaatkan kapasitas energi Iran.”

Mahmoud Vaezi, terkait hubungan perdagangan Iran-Indonesia, mengatakan, “Kami berharap bahwa nilai neraca perdagangan Iran-Indonesia akan meningkat menjadi lebih dari $ 2 miliar.”

Pada awal Mei, Juru Bicara Pemerintah Mohammad Baqer Nobakht mengumumkan rencana negara itu untuk meningkatkan ekspor jasa mentah dan teknik ke Indonesia.

“Berdasarkan kesepakatan awal, kami akan meningkatkan ekspor minyak ke Indonesia dan membangun kilang dan pembangkit listrik di Indonesia,” kata Nobakht pada wartawan dalam konferensi pers di Teheran pada tanggal 5 Mei.

Dalam sambutannya pada bulan Desember, Direktur Iranian Oil Company Nasional (NIOC) untuk Urusan Internasional Mohsen Qamsari mengumumkan bahwa Teheran dan Jakarta sedang dalam pembicaraan terkait pasokan minyak mentah ke Indonesia.

“Kedua belah pihak telah memiliki beberapa pembicaraan awal untuk ekspor minyak, tetapi negosiasi akhir belum dimulai,” kata Qamsari.

Sementara itu, dia juga mengatakan bahwa masih ada masalah teknis di kilang minyak Indonesia untuk menerima pasokan minyak Iran.

Ditanya apakah impor minyak Indonesia dari Iran tidak melanggar sanksi terhadap Iran, Qamsari mengatakan, “Indonesia adalah salah satu negara yang dapat menerima minyak dari Iran di bawah kondisi saat ini dan tidak memiliki masalah dengan sanksi untuk menerima pasokan minyak Iran.”

Presiden Iran Hassan Rouhani dalam lawatannya ke Indonesia akhir bulan April lalu, untuk berpartisipasi dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA). Selama di Indonesia ia mengadakan pertemuan dengan pejabat tinggi dari negara-negara anggota KAA, termasuk pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. [ARN] 

About ArrahmahNews (13398 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on Indonesia Minati Impor Minyak dari Iran

  1. Hebat..lanjutkan

  2. Reblogged this on Hidayatullah Garis Lurus and commented:
    Indonesia Minati Impor Minyak dari Iran

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: