NewsTicker

Ralph Schoenman; Zionis Ingin Konfrontasi dengan Iran

ARN0012004001511340_Ralph_Schoenman_Zionis_Ingin_Konfrontasi_dengan_IranArrahmahnews.com - Zionis menginginkan Amerika Serikat menghentikan negosiasi dengan Iran atas program energi nuklir damainya dan memulai perang mematikan terhadap Iran, kata seorang aktivis politik Amerika dan penulis.

Ralph Schoenman adalah mantan sekretaris pribadi filsuf Inggris Bertrand Russell. Dalam wawancara telepon dengan Press TV pada hari Sabtu (06/06/2015), ia mengomentari permintaan Israel kepada AS untuk memperpanjang batas waktu sampai 30 Juni terkait kesepakatan nuklir dengan Iran.

Menteri Energi Israel Yuval Steinitz, mantan menteri intelijen dan anggota Partai Likud, sedang berada di Washington untuk bertemu dengan Obama mengenai perundingan nuklir Iran.

Dia mendesak pemerintahan Obama untuk melunakkan batas waktu, dengan alasan sengaja ingin memberikan pengaruh Teheran dalam negosiasi.

"Permintaan seorang pejabat senior Israel kepada Amerika Serikat untuk memperpanjang batas waktu pembicaraan nuklir Iran adalah tipuan," kata Schoenman.

“Penundaan itu hanyalah strategi zionis untuk mencegah kesepakatan nuklir, dengan harapan bahwa pada pemilu mendatang Partai Republik akan berkuasa dan yang akan memungkinkan kongres untuk menolak perjanjian dan kesepakatan nuklir tersebut. Dengan harapan bahwa presiden baru yang akan terpilih tidak akan mem-veto penolakan itu” tambahnya.

“Jadi apa yang kita cari di sini adalah upaya zionis dalam mencegah segala jenis kesepakatan nuklir dengan Iran, hingga yang tersisa adalah jalan konfrontasi, dan sebenarnya yang diinginkan Zionis adalah serangan terhadap Iran, “katanya.

“Dan pada dasarnya, itu yang kita saksikan saat ini, bahkan desain mereka dalam menciptakan perang dengan Iran sangatlah jelas” kata aktivis politik itu.

“Mereka secara eksklusif menggunakan [Sheldon] Adelson dan banyak [orang lain seperti dia] yang telah menghabiskan uang dalam jumlah besar hanya untuk mencoba memilih Kongres dan presiden yang akan mencegah dan menolak kesepakatan nuklir, serta mengintensifkan sanksi, dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memprovokasi perang. Itu maksudnya”, jelasnya.

Casino maestro dan Sheldon Adelson adalah penyandang dana Partai Republik yang telah menggelontorkan uang hampir $ 150 juta pada pemilihan presiden AS terakhir.

Amerika Serikat, Inggris, Prancis, China, Rusia dan Jerman yang terlibat dalam negosiasi intens dengan Iran untuk mengakhiri sengketa Barat yang telah berlangsung lama tentang pekerjaan nuklir sipil Republik Islam Iran.

Amerika Serikat, Israel, dan beberapa sekutunya menuduh Iran tentang energi Nuklirnya untuk tujuan militer. Iran telah menolak tuduhan tak berdasar itu.

Israel, yang telah menolak panggilan global untuk bergabung dengan NPT dan tidak memungkinkan pengawas internasional untuk mengamati program nuklirnya, “Israel satu-satunya pemiliki senjata nuklir di kawasan itu dan hingga kini tidak ada itikad baik untuk bergabung dengan NPT” kata Schoenman.

Israel satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan lebih dari 200 hulu ledak nuklir hal itu amat sangat mengkhawatirkan Israel dan Amerika.

“Zionis memiliki kapasitas nuklir yang besar dan luas, mereka memiliki sistem rudal, karena Rezim Zionis Israel memiliki niat dan dendam dan mereka secara eksplisit menyatakan bahwa mereka berpikir untuk menggunakan senjata Nuklir itu”, tambahnya.

“Menteri Pertahanan Israel sendiri mengatakan bahwa ia terinspirasi pemboman Hiroshima dan Nagasaki dengan pengertian bahwa hal itu adalah KEPUTUSAN MORAL, karena tidak ada alternatif lain kecuali membumi hanguskan Hiroshima dan Nagasaki”, katanya.

Pernyataan Menteri Pertahanan Israel itu menggambarkan bahwa sangat dimungkinkan Israel juga akan memakai senjata nuklir sebagai pilihan terakhir untuk menghancurkan program nuklir Iran dan hal ini adalah ancaman serius bagi dunia, karena siapapun yang tidak taat dengan Zionis Israel maka berhati-hatilah kalau tiba-tiba diserang Israel dengan senjata nuklir. [ARN] 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: