News Ticker

Kurdi Peringatkan Turki Terkait Intervensi Militer

Arrahmahnews.com, Suriah - Partai Kurdi Suriah peringatkan Turki untuk tidak melakukan intervensi militer, dan mengatakan Kurdi siap untuk mengusir agresi apapun.

ARN001200400151131234_Kurdi_Suriah_Peringatkan_Turki_Terkait_Intervensi_MiliterUni Partai Demokrat (PYD) mengeluarkan pernyataan tersebut pada hari Rabu (30/6)  sebagai reaksi terhadap laporan media Turki yang melaporkan opsi intervensi militer Turki di wilayah perbatasan.

Turki mengatakan kemungkinan opsi intervensi militer akan dipilih untuk mengamankan perbatasan dari ancaman perkembangan ISIL di wilayah tersebut. Sementara pasukan Kurdi menentang langkah tersebut, dan mengancam akan mengepung Turki di sepanjang wilayah perbatasan jika mereka lakukan itu.

"Setiap intervensi militer di Rojava akan berakibat lokal (dominasi wilayah kurdi), regional, dan internasional serta akan akan membuat rumit situasi politik di Timur Tengah, bahkan akan mengancam keamanan dan perdamaian internasional", bunyi pernyataan PYD seperti yang dilansir PressTV. 

Selama sebulan terakhir, Kurdi Suriah telah berhasil mengusir ISIL dari berbagai desa dan kota yang dikendalikan mereka sebelumnya. Hal ini mendorong kekhawatiran Turki akan pembentukan negara Kurdi di wilayah perbatasan.

Sementara itu, Kurdi Suriah berulang kali membantah niat mendirikan negara merdeka di sepanjang perbatasan Turki, dan mengatakan mereka ingin hubungan baik dengan negara tetangga.

Bagaimanapun, Ankara takut keberhasilan Kurdi Suriah akan menciptakan sentimen separatis di antara minoritas Kurdi di Turki.

Dewan Keamanan Nasional Turki mengadakan pertemuan pada hari Senin lalu, untuk meninjau perkembangan terbaru di Suriah. Pertemuan yang diketuai Presiden Recep Tayyip Erdogan membahas kemungkinan opsi intervensi militer. Dan menempatkan tank-tank Turki ke dalam wilayah Suriah untuk membuat zona peyangga 110 km (70 mil) panjang, dan 33 km lebar (20 mil).

ARN001200400151131234_Kurdi_Suriah

Bendera Kurdi, Unit Perlindungan Rakyat (YPG) berkibar di atas kota Tal Abyad, di perbatasan Turki, pada tanggal 25 Juni 2015. (AFP foto)

Sementara itu, PYD pada Rabu (1/7) memperingatkan para pejabat Turki untuk menghentikan tindakan provokatif dan nekat mereka”.

PYD memiliki sayap militer yang diberi nama Unit Perlindungan Rakyat (YPG). Sayap militer ini telah berhasil membebaskan perbatasan Tel Abyad dari ISIL pada 16 Juni lalu. Tel Abyad adalah akses transfer senjata dan militan ke benteng ISIL di Raqqa, Suriah. [MS/KA/GHN/ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: