News Ticker

Inggris Target Entas Kemiskinan Anak, Sebelum Potong Pajak

Arrahmahnews.com, LONDON - Pada akhirnya Pemerintah Inggris  mengumumkan rencana untuk melakukan tindakan yang bertujuan memberantas kemiskinan anak sebelum melakukan pemotongan kredit pajak.

Acuan resmi sejauh ini telah menetapkan bahwa seorang anak dianggap hidup dalam kemiskinan jika hidup dalam sebuah keluarga yang memiliki penghasilan dibawah  60% dari pendapatan rata-rata nasional. Iain Duncan Smith, Menteri Tenaga Kerja dan Pensiunan kini ingin mengganti sistem ini dengan menambahkan penilaian baru untuk melaporkan juga hal-hal seperti tingkat pencapaian pendidikan, pengangguran dan kecanduan.

Kini, pemerintah akan menentukan kemiskinan tidak hanya dalam bentuk uang, namun dengan cara mengukur jumlah pengangguran dan pencapaian pendidikan anak-anak di dalam rumah tangga tersebut.

“Tindakan penilaian akan mengidentifikasi jumlah anak yang tinggal dalam keluarga pengangguran. Langkah-langkah pencapaian dalam pendidikan akan fokus pada GCSE  untuk semua murid terutama yang kurang beruntung, ” jelas Duncan Smith pada anggota Parlemen.

Duncan Smith, menyatakan bahwa angka kemiskinan di Inggris Raya tahun ini adalah “yang terendah sejak pertengahan 1980-an”.

Ia menyatakan reformasi sistem kesejahteraan yang dilakukan pemerintah berfokus kepada “menciptakan pekerjaan yang layak”. Ditambahkannya pemerintah tetap ‘bertekad’ untuk menangani ‘akar penyebab’ kemiskinan dan menyatakan lapangan kerja telah meningkat sebanyak dua juta sejak tahun 2010.

Namun menteri kabinet bayangan kubu oposisi, Chris Leslie, menuduh pemerintah telah gagal membuat kemajuan dalam mengurangi kemiskinan anak-anak dan meningkatkan pendapatan.

Angka kemiskinan terakhir mencerminkan “perlambatan yang menyedihkan dalam kemajuan yang seharusnya kita capai sebagai sebuah negara,” katanya. (ARN/RM/PressTv)

About ArrahmahNews (13401 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: