News Ticker

Komandan Militer Israel Tembak Mati Pemuda Gaza Akan Shalat Jum’at Di Masjidil Aqsa

Arrahmahnews.com, YERUSSALEM – Seorang komandan Israel menembak mati pemuda Palestina  pada Jum’at pagi (3/7) kemarin di dekat kota ar-Ram, utara pendudukan Israel di Yerussalem, ketika berusaha memanjat tembok Aneksasi dalam usahanya mencapai masjidil Aqsa untuk melaksanakan shalat Jum’at. Serangan terjadi sekitar pukul 7.30 pagi.

Video Detik-detik Kesyahidan Pemuda Gaza Muhammad Hani

Pasukan Israel berkilah bahwa Jendral Yisrael Shomer, Komandan Brigade Binyamin sedang mengendarai jip militernya bersama dengan beberapa tentara ketika kendaraannya diserang dengan lemparan batu oleh warga Palestina hingga menyebabkan kaca depan mobil pecah. Penembak itu mengklaim bahwa pemuda yang tewas itu adalah salah satu dari pelempar batu tersebut.

Saksi mata menyangkal alibi Israel itu dan menyatakan bahwa Mohammad Hani al-Kabsa, 17 tahun, ditembak saat memanjat Tembok Aneksasi bersama puluhan warga Palestina lainnya yang ingin melaksanakan sholat Jum’at di Masjidil Aqsa.

muhammad al-kabsaPemuda ini jatuh dari ketinggian dan terhempas ke tanah setelah tertembak. Korban berasal dari kamp pengungsi Palestina di Qalandia, utara wilayah pendudukan Yerussalem.

Saksi mata menyebut bahwa militer Israel hanya mencari-cari pembenaran atas pembunuhan yang mereka lakukan atas al-Kabsa yang tidak terlibat dalam bentrokan apapun dengan militer, melainkan hanya ingin berada di masjidil Aqsa untuk melaksanakan shaat Jum’at.

Para prajurit itu tidak membolehkan siapapun mendekati al-Kabsa setelah ia jatuh, namun hal ini tidak diperdulikan rekan-rekan al-Kabsa. Beberapa lama kemudian sebuah ambulans Palestina datang dan membawa pemuda itu menuju Pusat Medis Palestina di Ramallah dimana  akhirnya ia  tewas karena luka-luka serius.

Ratusan warga Palestina berunjuk rasa dan berbondong-bondong menuju Pusat Medis untuk menunjukkan solidaritas terhadap keluarga korban dan menunjukkan kemarahan mereka atas  kematian sang pemuda.

Pasukan Israel lalu mengerahkan ratusan tentaranya di sekitar Qalandia, utara Yerussalem unuk mengantisipasi meuasnya bentrokan seusai shalat Jum’at. Pasukan Israel juga mengerahkan ratusan tentara tambahan di beberapa area di Yerussalem.

Bentrokan terjadi di dekat kamp pengungsian di Qalandia setelah peristiwa penembakan tersebut. Bentrokan juga terjadi di banyak bagian di Yerussalem terutama di sekitar masjidil Aqsa.
Mohammad adalah korban Israel yang ketiga dalam keluarganya setelah dua saudaranya, Yasser 14th dan Samer,15th tewas ditangan Israel di kamp pengungsi Qalandia pada tahun 2001 dan 2002. (ARN/RM/imemc)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: