News Ticker

Kebakaran di Masjidil Haram Makkah

Arrahmahnews.com, JEDDAH - Kebakaran terjadi di Masjidil Haram, Senin (6/7/2015) pagi. Tiga pekerja proyek, anggota pertahanan sipil, dan  petugas keamanan perluasan masjid tersebut mengalami luka ringan.

Masjidil Haram

Masjidil Haram

Seperti diberitakan arabnews.com kebakaran terjadi dari sebuah forklift yang beroperasi antara Safaa dan Marwa, di mana para tempat peziarah berlari-lari kecil tujuh kali saat umrah dan haji.

Kebakaran tidak berlangsung lama, tim pemadam dilaporkan sigap memadamkan api sehingga tidak sampai membesar dan menimbulkan kepanikan.

Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran terjadi akibat tumpukan balok besi ditutupi plastik untuk melindungi para pekerja bangunan membebani kabel listrik yang terhubung ke kamera pengawas dan mengakibatkan arus pendek.

Sumber di Masjidil Haram mengatakan api tidak besar, dan sama sekali tidak mengganggu aktivitas ribuan jamaah dan pengunjung.

Masjidil Haram

Tawaf dan Sai, demikian tulis Makkah Daily, terus berlangsung.

Kobaran api yang direkam salah seorang pengunjung dan diposting di media sosial juga tidak menimbulkan kepanikan.

Departeman Keselamatan dan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi mengatakan kebakaran dapat dikendalikan dan tidak mengganggu peziarah dan pengunjung.

Letnan Kolonel Saeed bin Sarhan, juru bicara Pertahanan Sipil di Makkah, mengatakan kebakaran terjadi di daerah di bawah konstruksi, jauh dari jamaah dan peziarah.

Sementara itu, pertahanan sipil di Makkah mengevakuasi 23 peziarah dari sebuah hotel di kawasan Aljumaizah setelah kebakaran terjadi, disebabkan oleh hubungan pendek dari televisi plasma di lantai enam.

Hadiansyah (35) sumber Serambinews.com yang juga pekerja pada proyek perluasan di Masjidil Haram yang dihubungi Selasa  (7/7/2015) malam via fasilitas chating di facebook mengatakan, kebakaran tidak mengganggu aktivits ibadah umrah ribuan jamaah. Sa’i dan thawaf berlangsung seperti biasa.

“Hanya arus pendek dan tidak panik, semuanya berjalan seperti biasa karena pemadam api sigap,” katanya yang sudah sembilan bulan bekerja di proyek perluasan masjid tersebut.

Kobaran api juga sempat direkam salah seorang jamaah umrah dan diposting di media social. (ARN/skanaa/Serambinews)

About ArrahmahNews (13412 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: