News Ticker

Pembawa Acara Radio Fox Ajak Warga Kristen AS Lawan Pengesahan Nikah Sesama Jenis

 

OREGON, Arrahmahnews.com, - Pembawa acara berita di Radio Fox Amerika menyampaikan sebuah pidato di akhir pekan lalu yang berisi dorongan kepada masyarakat Kristen Amerika untuk melawan balik disahkannya pernikahan sesama jenis dan transgender di negara itu.

Todd Starnes

Todd Starnes

Berbicara di Gereja Abilene Baptis di Agusta pada hari Minggu (12/7) kemarin, Starnes menekankan penolakannya terhadap kebijakan pemerintah dalam melegalkan pernikahan sesama jenis.

Sebuah perang melawan kebebasan beragama telah terjadi!” teriaknya, “Dan perang ini tidak menargetkan masyarakat Muslim, Yahudi ataupun Hindu. Perang kebebasan beragama ini menargetkan masyarakat Kristen juga,” tambahnya.

Starnes kemudian mengingatkan insiden yang melibatkan tarian ‘twerking’ dimana hal itu mengekspresikan penyelewengan seksual, yang dilakukan Milley Cyrus di depan publik secara vulgar.

“Dan itu adalah waktu ketika Phil Robertson, salah satu pahlawan seiman saya dari Duck Dynasty, yang melakukan sebuah wawancara dengan majalah GQ, dimana dalam wawancara tersebut Phil Robertson membela pernikahan tradisioanal,” ulasnya, “ Milley Cyrus, merayakan penyelewengan seksualnya di depan umum tanpa hukuman apapun, namun Phil Robertson dihukum karena berdiri membela Al-Kitab,” tambahnya.

Menurut Starnes, pemerintah akan segera mengkriminalisasi keyakinan Kristen hanya dalam beberapa tahun ke depan. Starnes juga sangat marah ketika membicarakan bagaimana anak-anak di Oregon kini mulai diajarkan mengenai kesamaan gender.

“Kini tidak ada lagi kejelasan mengenai laki-laki atau perempuan,” ucapnya, “Bahwa mungkin engkau bangun dan merasa sebagai laki-laki, kemudian beberapa saat kemudian kau mulai merasa sebagai perempuan!” tambahnya lagi.

“Waktunya telah tiba bagi kita semua untuk berdiri bersama dalam satu suara!” desak Stranes berapi-api. “Mereka boleh saja mengetahui isi doa-doa kita, atau berusaha menutup toko-toko roti kita, mereka boleh saja berusaha membungkam suara-suara kita, tapi kita jangan mau dibungkam! Jangan mau diintimidasi!” pungkasnya. (ARN/RM/Rawstory)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: