NewsTicker

Kapolri : Bentrok Maluku Tak Ada Hubungannya dengan Kasus Tolikara

JAKARTA, Arrahmahnews.com - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menepis anggapan adanya keterkaitan antara bentrokan warga di Maluku Tengah dengan insiden pembakaran musala di Tolikara, Papua. Baca Kronologi Kerusuhan Saat Sholat Ied di wamena, Tolikara Papua

kapolri

Kapolri Badroddin Haiti

"Terkait di Maluku tidak ada kaitan dengan Tolikara. Itu memang konfliknya cukup lama antara Desa Mamala sama Morela," ujar Badrodin di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Senin 20 Juli 2015.

Badrodin menjelaskan, bahwa ada salah satu warga Mamala yang ditembak hingga meninggal. Dia adalah Arsad Malawat yang diketahui berusia 40 tahun.

Kemudian Polres setempat mencari pelaku dan berhasil menangkapnya. Namun, bentrokan terjadi justru saat Polisi berhasil mengamankan tersangka.

“Begitu mau dibawa tersangkanya ini dihadang oleh masyarakat, sehingga terjadi bentrok di situ,” ujar Badrodin.

Akibat bentrok tersebut, sejumlah personel polisi terkena tembakan dan juga serpihan bom. Beberapa personel polisi mengalami luka termasuk Kapolres Pulau Ambon AKBP Komaruz Zaman.

Bahkan, akibat kejadan itu, satu anggota Brimob meninggal dunia. Dia adalah Bripda Faisal Hakim Lestaluhu. Faisal meninggal akibat terkena serpihan bom dari bentrokan tersebut.

“Dua orang anggota Polri terluka termasuk Kapolres. Ada satu anggota Brimob meninggal dunia,” kata Badrodin. (ARN/MM/Viva)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: