News Ticker

Eropa Semakin Gencar Boikot Produk-Produk Israel

TEL AVIV, Arrahmahnews.com - Sikap penentangan Uni Eropa terhadap tindak kekerasan dan ekspansionisme rezim Zionis Israel dalam beberapa bulan terakhir, termasuk peringatan terbaru Uni Eropa soal berlanjutnya kebijakan pengusiran warga Palestina, terus berlanjut.

Langkah Uni Eropa itu kembali menunjukkan bahwa era dukungan membabi buta Eropa atas Israel akan segera berakhir. Boikot_Israel Uni Eropa baru-baru ini kembali memperingatkan Israel tentang kebijakan pengusiran paksa dan perusakan rumah-rumah warga Palestina, juga pengungsian mereka dan berlanjutnya pembangunan distrik Israel sebagai faktor pemicu krisis Palestina.

Kementerian Luar Negeri negara-negara Eropa pasca pertemuan terbarunya di Brussels, menuntut Israel untuk menghentikan pengusiran paksa warga Palestina dan perusakan rumah serta infrastruktur di wilayah-wilayah Palestina.


Di sisi lain, Kemenlu negara-negara Uni Eropa menegaskan bahwa seluruh negara Eropa berkomitmen untuk memisahkan produk distrik-distrik Israel dari produk-produk lainnya di pasar Eropa.

Reaksi dunia yang terus bertambah dari hari ke hari dalam menentang Israel, mengindikasikan bahwa rezim penjajah itu saat ini harus berhadapan dengan pengucilan internasional. Transformasi semacam ini mengabarkan keterkucilan yang semakin besar bagi Israel di arena internasional.

Pada kondisi seperti ini, Kemenlu negara-negara Eropa, beberapa waktu lalu meminta Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa untuk menindaklanjuti boikot atas barang-barang produksi distrik-distrik Israel.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar negara Eropa mendesak agar barang-barang produk Israel diberi tanda khusus. Penegasan Menlu negara-negara Eropa dalam mendukung boikot barang-barang produk Israel spontan memicu kemarahan Tel Aviv.

Sementara perkembangan dunia saat ini membuktikan bahwa keterkucilan Israel di arena internasional tidak hanya terbatas pada ranah politik, diplomasi, budaya dan akademik saja. Israel bahkan semakin dikucilkan di sektor ekonomi lebih dari sebelumnya.

Berlanjutnya kejahatan rezim Israel terhadap rakyat Palestina memicu gelombang protes yang lebih besar dari masyarakat internasional.

Aksi-aksi kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina menunjukkan bahwa Tel Aviv terlibat dalam segala bentuk kejahatan dan terus meningkatkan intensitas kejahatan tersebut.

Di antara langkah Israel itu adalah manuver gila untuk menumpas rakyat Palestina dalam kerangka paket undang-undang di parlemen. Langkah ini langsung memicu protes luas dunia.

Rezim Zionis Israel berusaha mengesahkan draf undang-undang yang menambah hukuman bagi warga Palestina sehingga mereka tidak berani lagi melakukan perlawanan terhadap Israel.

Berdasarkan draf baru Israel, warga Palestina yang melemparkan batu ke arah tentara Israel, akan dihukum penjara selama 20 tahun. Saat ini, hukuman melempar batu ke arah tentara Israel oleh warga Palestina adalah 6-7 bulan kurungan penjara.

Diperketatnya undang-undang menindas oleh Israel terhadap warga Palestina,  menyadarkan masyarakat internasional bahwa rezim penjajah ini adalah rezim brutal dan menindas.

Sikap dan reaksi dunia atas aksi Israel membuktikan bahwa naluri ekspansionisme sepihak Israel bahkan ditolak oleh para pendukungnya sendiri. Terkait hal ini, negara-negara Eropa, karena takut protes internasional semakin meluas, sekarang menentang kebijakan kekerasan dan ekspansionis Zionis.

Menurut Eropa, masalah ini adalah garis batas bagi para petinggi rezim Zionis Israel.

Boikot internasional atas Israel membuat petinggi rezim itu ketakutan. Reuven Rivlin, Pemimpin Israel bahkan terang-terangan menyebut boikot internasional ini sebagai ancaman strategis bagi Israel. [HS/ARN]

About ArrahmahNews (14632 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Eropa Semakin Gencar Boikot Produk-Produk Israel

  1. istiqomahkan kami dalam memboikotnya ya Allah
    dan berikan alternatif laen selaen barang2 zionis
    semoga pemerintah kita berani memperjelas mana2 produk2 zionis
    agar kita tidak sulit membedakannya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: