News Ticker

Perkuat Kerjasama Timur Tengah dengan Iran untuk Perangi Terorisme

KUWAIT, Arrahmahnews.com - Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah menyambut baik rencana perluasan kerjasama regional antara Iran dan negara-negara Teluk Persia, serta menggarisbawahi adanya kebutuhan untuk berinteraksi demi  memerangi terorisme dan ekstremisme di kawasan.

Pertemuan Pejabat Kuwait dan Iran di Kuwait

Dalam kesempatan yang sama, Emir Kuwait itu juga mengucapkan selamat kepada bangsa Iran atas berhasilnya  kesepakatan nuklir antara Iran dengan 5+1 kekuatan dunia yang menjadi topik hangat dunia beberapa wakru terakhir.

Emir Kuwait membuat pernyataan ini dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Kuwait City, pada hari Minggu (26/7).

“Saya mengucapkan selamat kepada Iran atas berhasilnya perjanjian nuklir,” ungkap Emir Kuwait tersebut.

Menteri luar negeri Iran, dalam sambutannya, dia mejelaskan tentang kesepakatan nuklir Wina, dan mengatakan bahwa masalah nuklir Iran adalah krisis palsu yang menghambat perluasan hubungan antara Iran dan negara-negara lainnya.

“Kerjasama regional dewasa ini adalah kebutuhan mendesak dan penting bagi semua,” ungkap Zarif.

Menteri luar negeri Iran menegaskan bahwa Iran selalu menginginkan stabilitas dan keamanan regional, serta mengatakan, “Iran selalu memprioritaskan perluasan hubungan dengan negara-negara regional, khususnya negara-negara tetangga,”

Dalam pertemuan di ibukota Kuwait hari itu, menteri luar negeri Iran dan emir Kuwait mengeksplorasi  jalan untuk menghidupkan  dan memperkuat kembali  kerja sama antar dua negara.

Zarif dan Sheikh Sabah juga membahas perkembangan regional terbaru.

Menteri luar negeri Iran itu juga dijadwalkan untuk bertemu dengan rekannya, Menlu  Kuwait selama ia tinggal di Kuwait.

Zarif tiba di Kuwait dalam rangkaian  tur pertamanya di daerah trilateral sebelumnya hari ini yang juga akan membawanya ke Qatar dan Irak.

Zarif memulai turnya dari Kuwait, Irak dan Qatar untuk memperdalam dan memperkuat semua kemungkinan hubungan bilateral dengan negara-negara regional.

Sebelumnya di hari yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian mengatakan “memperdalam persahabatan dan memperkuat semua-kerjasama dengan negara-negara regional adalah pesan dari menteri luar negeri Iran ke wilayah tersebut”.

Selama kunjungan, menteri luar negeri Iran berencana untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama serta bertukar pandangan atas perkembangan regional dengan para pejabat senior Irak, Kuwait dan Qatar.

Perjanjian nuklir yang terjadi antara Iran dan enam kekuatan dunia di Wina pada tanggal 14 Juli lalu  cenderung menjadi pembicaraan utama pada agenda diskusi Zarif dengan pejabat daerah. (ARN/RM/FNA)

About ArrahmahNews (14625 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: