News Ticker

Kuburan Massal dan Misteri Hilangnya Mahasiswa Di Meksiko

MEKSIKO CITY, Arrahmahnews.com - Perburuan 43 mahasiswa hilang yang diyakini telah dibunuh setelah bentrokan dengan polisi di negara bagian Guerro tahun lalu pada akhirnya justru berujung pada berbagai penemuan mengejutkan. Diantaranya ditemukannya 60 kuburan massal yang berisi sekitar 129 jenazah, walaupun setelah diidentifikasi, tidak satupun berisi jenazah dari ke 43 siswa yang hilang.

mexico-graves

Demo Keluarga Mahasiswa Yang Hilang di Meksiko

Rangkaian penemuan mengerikan yang diungkapkan oleh kantor kejaksaan agung itu menunjukkan lemahnya penegakan hukum di Guerro, salah satu negara bagian Meksiko yang terperangkap dalam badai kekerasan, perdagangan narkoba dan organisasi-organisasi kejahatan.

Para mahasiswa, dari sebuah perguruan tinggi guru di Guerrero itu, tengah melakukan perjalanan ke Iguala ketika mereka menghilang. Para mahasiswa itu akan melakukan aksi demonstrasi untuk memprotes kebijakan yang dinilai mendiskriminasi pekerjaan terhadap dosen-dosen yang berada di daerah pinggiran meksiko.

Diatakan 43 mahasiswa itu dicegat oleh polisi dan diserahkan kepada anggota geng narkoba yang kemudian dibunuh oleh mereka lalu membakarnya.

Anggota geng itu sendiri ketika ditangkap mengaku membunuh para mahasiswa itu  dan membakar tubuh mereka karena keliru menganggap para mahasiswa itu adalah saingan mereka.

Sisa-sisa jenazah dari satu mahasiswa yang dibakar itu ditemukan di tempat pembuangan sampah, namun keluarga 42 mahasiswa yang lain banyak yang tidak percaya para mahasiswa itu mati.

Para wartawan mengatakan kasus ini telah menjadi sorotan dunia internasional karena banyaknya orang-orang yang hilang di negara bagian Meksiko di mana kekerasan narkoba sering terjadi dan terus menyebar luas. (ARN/MM/Telegraph.uk)

About ArrahmahNews (16673 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Pemerintah Meksiko Tangkap Mafia Kartel Narkoba Terkait Hilangnya 43 Siswa | SalafyNews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: