Nasional

Abu Letusan Gunung Raung Ganggu Aktifitas Penerbangan 4 Bandara

BALI, Arrahmahnews.com – Operator bandara PT Angkasa Pura I telah mendirikan tiga pusat krisis di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk melayani penumpang yang terkena dampak pembatalan penerbangan mereka karena letusan Gunung Raung.

“Tiga pusat krisis berada di terminal internasional, terminal domestik, dan daerah darurat teknis dan operasi,” kata manajer umum dari bandara Bali Angkasa Pusa I, Trikora Harjo, kepada pers, Jumat.

Raung

Gunung Raung Meletus

Bandara ini juga telah mendirikan saluran telepon layanan pelanggan, dan dapat dihubungi di 0361-9351011 ekstensi 6309 untuk informasi tentang penerbangan internasional dan ekstensi 4173 penerbangan domestik.

Letusan Gunung Raung, yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur, mempengaruhi bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali.

Informasi itu diperoleh dari Penasehat Pusat di Darwin, Australia, dan cabang Denpasar dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Gunung ini mengeluarkan abu vulkanik pada ketinggian antara 17.000 dan 20.000 meter, yang dapat membahayakan penerbangan.

Pada hari Kamis, 9 Juli bandara di Bali ditutup sementara. Namun, dapat melanjutkan operasi di jam 9:30 pm waktu setempat, sementara penumpang terdampar di bandara karena pembatalan akan dibawa ke hotel.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Tengku Burhanuddin mengatakan bahwa penutupan lima bandara yang terkena dampak letusan Gunung Raung telah menganggu musim mudik Idul Fitri tahun ini. Hal ini pun disampaikan beliau ketika suasana di sekitara Gunung Raung masih berabu.

“Letusan masih terjadi pada awal musim mudik, Sabtu ini. Kemungkina akan mengganggu jadwal mudik lebaran tahun ini,” katanya kepada para wartawan, Jumat.

Sebagai catatan, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Notice untuk Airmen (Notam) atau surat peringatan kepada pesawat guna menghindari rute yang terkena dampak letusan Gunung Raung di Bondowoso, Jawa Timur.

Setelah letusan, pemerintah telah menutup bandara internasional Ngurah Rai di Bali, Bandara internasional Lombok, Bandara Selaparang di Nusa Tenggara Barat, Bandara Blimbingsari Banyuwangi di Banyuwangi, dan Bandara Notohadinegoro di Jember. (ARN/MM/Uraikan.com)

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: