NewsTicker

Pangeran Saudi Tingkatkan Keamanan Takut Ancaman Pembunuhan

Mohammed_Bin_NayefRIYADH, Arrahmahnews.com - Putra mahkota Arab Saudi, Muhamed bin Naif bin Abdulaziz Al-Saud meningkatkan keamanan karena takut plot pembunuhan pangeran saingan dalam keluarga kerajaan, sumber terkenal di keluarga kerajaan mengungkap pada hari Sabtu.

"Mohamed bin Nayef telah memindahkan kantor tempat tugasnya sehari-hari, merubah prosedur, jadwal kunjungan dan janji, serta timnya pengawalnya untuk  mengurangi bahaya" tulis mujtahid dalam tweet terbarunya pada hari Sabtu.

Mujtahid adalah seorang aktivis politik Arab yang diyakini menjadi anggota atau memiliki sumber terhubung dalam keluarga kerajaan.

Mujtahid juga mengatakan putra mahkota Saudi menggunakan helikopter khusus pada sebagian besar kunjungannya ke tempat-tempat yang berbeda.

"Puluhan kendaraan bersenjata dan lebih dari 80 pasukan keamanan selalu menemaninya selama kunjungannya." tambahnya.

Mujtahid mengatakan bahwa Mohamed bin Nayef jarang tinggal di istana dan menggunakan istana ayahnya di sebuah pulau di Laut Merah dengan menerapkan langkah-langkah keamanan tingkat tinggi dan sejumlah besar pasukan keamanan di sana.

Dia juga banyak menghabiskan waktu untuk menguping panggilan telepon dari anggota keluarga yang berkuasa, aktivis Saudi mengungkapkan.

Pada tanggal 29 April, Raja Salman mencopot Muqrin dari tugasnya sebagai putra mahkota dan menunjuk keponakannya, Deputi Putra Mahkota Mohammed bin Nayef, sebagai pewaris baru kerajaan.

Ini adalah pertama kalinya bahwa cucu dari pendiri negara (Ibn Saud), ditunjuk sebagai putra mahkota.

Mohamed bin Nayef (55) tahun, cucu dari pendiri Arab Saudi, diangkat sebagai putra mahkota dan juga menteri dalam negeri.

Menteri Luar Negeri Saudi Saud al-Faisal juga digantikan oleh Duta Besar Saudi untuk Washington Adel al-Jubair. Perubahan mengisyaratkan perubahan besar di teras atas kerajaan Al Saud. [FNA/ARN

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: