Campur Tangan Turki di Suriah

DAMASKUS, Arrahmahnews.com – Seorang mantan menteri Suriah dan analis politik senior menyesalkan motivasi di balik serangan yang sedang dilakukan Ankara kepada kelompok teroris ISIS. Ia mengatakan bahwa serangan itu benar-benar ditujukan untuk mendukung teroris di Suriah.

Serangan_Turki_Ke_ISIS_Hanya_Untuk_Peningkatan_Intervensi_Suriah

Turki baru-baru ini meluncurkan serangan udara yang diduga untuk menghancurkan basis PKK di Irak utara serta Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) setelah serangan bom mematikan yang menewaskan 32 orang di kota barat daya Suruç, di seberang perbatasan dari Suriah, kota Kobani.

Mahdi Dakhlallah, mantan menteri informasi Suriah, mengatakan kepada Kantor Berita Tasnim pada Sabtu (1/8) bahwa langkah Turki tampaknya benar, tetapi tujuan di balik operasi militernya yang salah.

“Langkah ini tepat karena ISIS adalah kelompok teroris, tetapi salah karena Turki bertujuan untuk memperkuat campur tangannya di Suriah dengan mendukung kelompok teroris selain ISIS”, jelasnya.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Ankara menargetkan salah satu kelompok teroris dalam kampanye anti-teror, tetapi masih mendukung kelompok teroris lainnya seperti al-Nusra.

Dakhlallah lebih lanjut menegaskan bahwa Turki hanya mencoba untuk membatasi pergerakan teroris ISIS dan tidak ingin menghancurkan mereka.

“Turki di satu sisi melawan pasukan ISIL di barat laut Suriah, tetapi pada saat yang sama mendukung kelompok teroris lainnya di timur laut Suriah,” katanya, dan menegaskan bahwa kebijakan tersebut mengungkapkan tujuan yang salah di balik kampanye anti-teror.

Pemerintah Turki diyakini menjadi salah satu pendukung utama dari kelompok teroris dalam melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak 2011, dengan laporan yang menunjukkan bahwa Ankara aktif melatih, mempersenjatai, dan juga memfasilitasi perjalanan yang aman ke Suriah dan Irak. [Tasnim/ARN]

About Arrahmahnews 31268 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.