News Ticker

Kasus Pembakaran Bayi “Ali Dawabshe” Dibawa ke Pengadilan Internasional

  • Eko Kuntadhi 'Semprot' CEO Bukalapak 'Tak Punya Etika'
  • Youssef Fenianos
  • Pembicaraan damai Houthi di Swedia
  • Kuburan Massal
  • Mahfud MD, Tito Cocok jadi Cawapres
  • Ansor
  • Prabowo Subianto

PALESTINA, Arrahmahnews.com - Menteri Luar Negeri Palestina pada hari Senin (3/8) lalu, melayangkan gugatan ke Mahkamah Pidana Internasional atas serangan pemukim Israel ke desa Duma, dan pembakaran Ali Dawabshe (18 bulan) hidup-hidup di rumahnya.
Al-Alam News Network melaporkan bahwa Riyad al-Maliki telah mengajukan kejahatan Israel (pembakaran balita hidup-hidup) kepada jaksa "Fatou Bensouda" pengadilan kriminal internasional.
Baby_Ali_DawabsheRiyad al-Maliki mengatakan bahwa dirinya telah melaporkan rincian kronologi persitiwa penyerangan di desa Duma, kekerasan terhadap warga Palestina dan pembakaran yang dilakukan oleh pemukim Israel hingga menewaskan Ali Dawabshe.
al-Maliki tiba di Jenewa pada hari Minggu, untuk menindak lanjuti seruan "Mahmoud Abbas" Presiden Palestina yang menatakan pada hari Jum'at sebelumnya, bahwa Palestina akan membawa kasus ini ke Mahkamah Pidana Internasional.
Selain melaporkan ke mahkamah pidana internasional, Palestina juga membawah kasus tersebut ke Dewan HAM PBB.

Surat kabar al-Quds al-Arabi menurunkan berita kesaksian para warga Palestina yang menjadi sasaran kekerasan di desa Duma, dan kesaksian mereka atas pembakaran hidup-hidup bayi "Ali Dawabshe", dan ibunya, ayah serta saudara-saudara yang juga terkena luka bakar cukup parah.

Menteri Luar Negeri Palestina dalam pertemuannya dengan jaksa Fatou Bensouda di Den Haag, mendesak untuk mempercepat penyelidikan dan mengadili pelaku pembakaran rumah tersebut. Ia juga menuntut pengadilan internasional segera menuntaskan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina. Dan meminta masyarakat internasional  untuk berperan aktif menghentikan kejahatan Israel terhadap kemanusiaan.

Ali_Dawabshe

Sementara itu, sumber keamanan Israel mengatakan bahwa para pelaku kejahatan tersebut sedang berupaya menerapkan ajaran dan syariat Yahudi.

Foto_Baby_Ali_DawabsheRadio Global Israel dalam laporannya dengan mengutip sumber-sumber tertentu, berusaha menyembunyikan nama-nama para pelaku, dan menyatakan bahwa para pelaku adalah orang-orang yang terkait dengan kelompok ekstrimis Yahudi, termasuk mencoba untuk menggulingkan pemerintah.

Radio itu juga menegaskan kelompok itu bermaksud mewujudkan agenda dan tujuannya dengan melakukan kekerasan dan terorisme terhadap warga Palestina.

Peristiwa keji pembakaran rumah yang menyebabkan terpanggangnya Ali Dawabshe pada Jum’at pagi, 9 Agustus lalu di desa Duma, utara kota Nablus, telah menuai kecaman PBB dan masyarakat internasional. [alalam/ARN]

 

Iklan
  • Rudi S. Kamri: Amien Rais, Provokator Sejati Perusak Kerukunan Negeri
  • Rekam Jejak Enzo Allie
  • Bung Karno Sungkem
  • Jokowi Terobos Hujan Lebat di Samosir
  • Abdillah Toha
  • Suvery LSI
  • Spanduk Tap MPR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: