arrahmahnews

Hasyim Muzadi dan Gus Solah Tak Mencerminkan Kultur NU

JAKARTA, Arrahmahnews.com – Muktamar NU ke-33  sudah selesai diselenggarakan dengan terpilihnya Said Aqil Siradj yang dilaksanakan di Jombang, Jawa Timur. Dengan terpilihnya kembali calon incumbent ini menunjukkan keberhasilannya memimpin NU selama lima tahun terakhir.

Hasyim_Muzadi_Dan_Gus_Solah

Namun, kemenangan Kiai Said rupanya masih akan mendapatkan ganjalan. Terutama terkait dengan munculnya manuver lawan yang dimotori oleh duet KH Hasyim Muzadi dan Salahuddin Wahid yang kabarnya masih menuntut digelar muktamar ulang di pengadilan.

Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh muda NU yang juga aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Saidiman Ahmad, melalui akun Facebooknya, mengaku bahwa dirinya akan takjub jika kubu Kiai Hasyim dan Gus Sholah bawa hasil muktamar ke pengadilan.

“Kalau betul kubu Kiai Hasyim dan Gus Solah mau menggugat ke pengadilan atas hasil Muktamar NU, saya akan sangat takjub. Saya takjub karena beliau-beliau pasti mengetahui bahwa tindakan itu sangat tidak mencerminkan kultur para pemimpin NU yang rendah hati.” tulis Saidiman (7/8).

Ia pun yakin bahwa langkah tersebut justru akan ditolak mentah-mentah oleh warga NU. “Maka menggugat hasil Muktamar ke pengadilan adalah sebuah pengorbanan besar, pengorbanan yang meruntuhkan nama besar mereka. Tidak banyak kiai apalagi santri yang bisa sampai ke level itu,” lanjut Saidiman. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: