News Ticker

Pemimpin Oposisi Keagamaan Terkemuka Bahrain Kembali Jalani Sidang

BAHRAIN, Arrahmahnews.com - Seorang pemimpin oposisi terkemuka Bahrain yang didakwa “mempromosikan perubahan politik” dijadwalkan menjalani sidang untuk kedua kalinya.

Ibrahim Sharif

Tanpa menyebut nama pemimpin oposisi yang dimaksud, Jaksa Umum Bahrain Wael Buallay mengeluarkan pernyataan melalui kantor berita resmi negara, BNA, pada hari Rabu (12/8) bahwa sidang akan dibuka di Pengadilan Tinggi pada tanggal 24 Agustus nanti. Walau bagaimanapun, sumber hukum di kerajaan itu telah mengkonfirmasi bahwa pernyataan itu mengacu pada Ibrahim Sharif, sekjen Masyarakat Aksi Demokrasi Nasional (Wa’ad).

Sharif didakwa “mempromosikan perubahan politik melalui pemaksaan kehendak, ancaman dan menghasut kebencian terhadap rezim politik yang berkuasa,” sebagaimana dinyatakan dalam pernyataan tersebut.

Ia dibebaskan dari penjara pada 19 Juni lalu setelah menghabiskan masa 4 tahun di dalam penjara akibat keterlibatannya pada kebangkitan rakyat tahun 2011 di kerajaan tersebut. Sumber oposisi menyatakan bahwa Sharif ditahan setelah ia mengkritik rezim kerajaan Bahrain saat upacara  pemakaman korban kerusuhan di kerajaan.

“Dengan menghasut kebencian dan menyeru kepada kekerasan demi sebuah perubahan politik, tahanan tersebut telah mengungkapkan bahwa ia masih terlibat dengan aktifitas kriminal dan kebencian yang pernah dilakukannya,” bunyi pernyataan itu lebih lanjut, manambahkan bahwa Sharif akan kembali berada di dalam penjara.

Ia juga didakwa telah mempromosikan “kekerasan” dalam upaya langsung untuk merusak stabilitas di kerajaan dan menggulingkan rezim sesuai pernyataan kantor berita Bahrain tersebut.

Rezim Manama (Bahrain) selama ini selalu berusaha menghentikan demonstrasi damai yang  terjadi di negara itu selama empat tahun terakhir dengan tangan besi, dan mengakibatkan banyak warga Bahrain tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Rezim Bahrain juga memenjarakan banyak tokoh-tokoh oposisi. (ARN/MM/PTV)

About ArrahmahNews (13407 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: