Iklan
News Ticker

Divisi 30 Sebut Teroris al-Nusra “Saudara”

SURIAH, Arrahmahnews.com - Sekelompok militan yang menerima pelatihan dari militer AS dan Turki untuk melawan pemerintah Suriah, menyebut al-Qaeda yang berafiliasi dengan al-Nusra sebagai "saudara".

Divisi_30_Didikan_ASDalam sebuah pernyataan yang muncul di media sosial, kelompok yang didukung AS, yang dikenal dengan nama "Divisi 30" menyatakan bahwa saingannya al-Nusra telah merilis pembebasan tujuh anggotanya yang diculik di utara Suriah selama pertempuran pada bulan Juli.

Kelompok itu dalam pernyataan, mengatakan "Tujuh anggota Divisi 30 yang ditahan oleh saudara al-Nusra telah dibebaskan."

"Kami menyambut baik inisiatif yang mulia ini dan mendesak saudara kami dari Al-Nusra akan merilis pembebasan beberapa komandan kelompok dan anggota lainnya", sebuah pernyataan dari Divisi 30.

Pada tanggal 31 Juli, media-media melaporkan bahwa militan al-Nusra telah menyerang markas kelompok militan Divisi 30 yang dilatih AS di Provinsi Aleppo, sedikitnya 11 dari anggota Divisi 30 tewas.

Serangan itu terjadi sehari setelah penculikan 54 anggota dari Divisi 30, yang dilakukan al-Nusra.

Pada hari Jumat (14/8), militer AS menolak penculikkan “Divisi 30” dan penyerangan yang mengakibatkan tewasnya beberapa anggota kelompok itu, meskipun fakta dilapangan membenarkan penculikan dan serangan itu.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS, Elisa Smith mengatakan, “Saya dapat mengkonfirmasikan bahwa tidak ada anggota “Angkatan Suriah Baru” yang ditangkap atau ditahan.”

“Angkatan Suriah Baru” adalah terminologi Washington yang merujuk pada militan Suriah yang dilatih dan dipersenjati oleh AS dengan berkerja sama dengan Turki.

Laporan mengatakan sedikitnya 54 anggota Divisi 30 menyelinap ke Suriah pada pertengahan Juli, yang dilengkapi dengan 30 kendaraan buatan AS yang sarat dengan senjata dan amunisi. (ARN/MM/PTV)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: