News Ticker

Kapal Perang Saudi Merapat di Pelabuhan Hudaydah Yaman

SANA’A, Arrahmahnews.com - Seorang saksi mata mengatakan bahwa Kapal perang pasukan koalisi pimpinan Saudi pada hari Selasa pagi(18/8), telah bergerak menuju pelabuhan utama Laut Merah di Hodeida ketika serangan udara dilancarkan terhadap kota tersebut. Berita ini dilansir DPA Internasional pada hari yang sama.

Pelabuhan_Hudayda_YamanKapal perang itu bergerak menuju pelabuhan Hudaydah tanpa hambatan karena didukung serangan besar besaran yang dilakukan Saudi terhadap kota Hudaydah selama tiga hari berturut-turut, yang juga menembaki kapal penuh bermuatan gula, minyak dan pasokan makanan lainnya di pelabuhan tersebut termasuk sebuah pangkalan Angkatan Laut dan pos pertahanan udara dan sebuah gudang bantuan kemanusiaan.

Hudaydah adalah titik transit utama bantuan untuk penduduk utara Yaman, yang kini menderita krisis pangan semenjak konflik terus berkembang mulai Maret lalu.

Amnesty Internasional mengatakan serangan Saudi terhadap warga Yaman dan pertempuran antara milisi al-Qaeda dukungan Saudi terhadap pejuang Houthi di darat bisa terhitung sebagai sebuah kejahatan perang.

“Para penduduk sipil Yaman terperangkap di dalam pertempuran antara kelompok al-Qaeda melawan loyalis Houthi di darat, dan menghadapi ancaman serangan udara terus-menerus dari koalisi Saudi dari udara,” ungkap Donatella Rovera, penasihat senior penanganan krisis dari Amnesty Internasional.

“Pasukan koalisi telah melakukan serangan udara ilegal ke lingkungan padat penduduk,” demikian laporan Amnesti Internasional mengenai konflik Yaman.

Ditemukan “pola serangan yang menargetkan daerah padat penduduk termasuk rumah penduduk, sekolah, pasar dan masjid.”

“Dalam sebagian besar kasus tidak ada sasaran militer bisa ditemukan di dekatnya,” katanya membenarkan serangan Saudi tersebut memang ditargetkan untuk menghabisi warga Yaman. (lm/DPA.Internasional/ARN)

About ArrahmahNews (13398 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Kapal Perang Saudi Merapat di Pelabuhan Hudaydah Yaman

  1. Saudi terkutuk menyadari bahwa 80% rakyat yaman mendukung Houthi, dan mayoritas rakyat sipil menjadi milisi, sehingga sulit membedakan mana tentara houthi dan mana rakyat biasa. akhirnya brutal-lah tindakan si setan bani saud dari nejed ini.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: