NewsTicker

Kisah Tragis Tiga Wanita Membelot dari Kelompok ISIS

SURIAH, Arrahmahnews.com - Tiga wanita mengaku telah keluar dari kelompok teroris ISIS. Dalam pengakuannya mereka menyatakan bahwa tinggal di al-Raqqah Suriah seperti  dalam film yang menakutkan.
Kantor berita NBC News melaporkan bahwa berita tentang keluarnya  tiga wanita dari kelompok teroris ISIS telah tersebar.
1761005Wanita pertama, menceritakan awal mula bergabung dengan kelompok teroris ISIS. Dia pernah menikah dengan seorang laki-laki yang merupakan anggota ISIS Arab Saudi, setelah menikah dirinya pun bergabung dengan kelompok teroris tersebut dan masuk dalam kelompok pasukan yang biasa disebut dengan “ Khonsa”.
Setelah 6 bulan mereka menikah, Suaminya tewas dalam operasi bom bunuh diri yang dilakukan olehnya. kelompok sel ISIS yang bernama Khonsa bertugas memantau segala gerakan yang ada di daerah kekuasaan ISIS. Dia biasa memantau berbagai tempat dari  mulai jalan protokol hingga gang-gang kecil dan menangkap para wanita  yang dianggapnya menyalahi aturan dan bersalah. Jika didapati olehnya maka dia akan membawanya ke markas ISIS dan disana bekerjasama dengan salah satu pria memberikan hukuman pada wanita  yang  bersalah dengan memukulnya sebanyak 20 hingga 40 pukulan.

Wanita kedua bernama “Ummu Asma” yang juga telah menyatakan bahwa dirinya keluar dari barisan kelompok teroris ISIS, di dalam kelompok teroris tersebut dia bertanggungjawab dalam memberikan berbagai jenis hukuman bagi para tertuduh, dia biasa menghukum orang-orang yang salah dengan berbagai alat hukuman, dari mulai termutakhir hingga yang jenisnya sederhana.
Selain itu, dia juga memiliki tugas penting dalam kelompok tersebut, yaitu menyambut para wanita yang datang dari Eropa dan berniat untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIS. Diantara yang bergabung, mayoritas berasal dari Jerman, Perancis, dan Inggris. Mereka datang ke Irak ataupun ke Suriah.
Ummu Asma’ melanjutkan keterangannya,  para wanita yang baru datang dari Eropa ke Irak ataupun Suriah, mereka biasanya dalam keadaan sangat bahagia dan berimajinasi bahwa dirinya telah menemukan surga yang ada di muka bumi.
Wanita ketiga adalah Ummu Aus, dirinya menyatakan bahwa kelompok teroris ISIS menyelenggarakan pelatihan selama sebulan bagi para anggota barunya yang baru datang dari luar dan bergabung dengan mereka.  15 hari pertama mereka diberi pengetahuan tentang agama dan 15 hari berikutnya diberikan pelatihan tentang kemiliteran dan terorisme.
Ketiga wanita tersebut menyatakan  keluar dari kelompok teroris ISIS  karena ISIS menurut mereka adalah sebuah kelompok teroris yang sangat kejam dan bengis.
Sesuai penuturan mereka, hidup di kota al-Raqqah ( yang merupakan markas asli ISIS di Suriah ) seperti dalam film yang menakutkan, berbagai bentuk bangkai manusia nampak diberbagai sudut kota dan bau busuknya tercium dimanapun.  Jasad-jasad  dan anggota tubuh manusia yang bergeletakan itu menjadi  makanan anjing-anjing liar.
Ketiga wanita tersebut mengakui sangat menyesal telah bergabung dengan kelompok teroris ISIS dan menyatakan mungkin kehidupan  seperti orang-orang normal akan terasa sulit karena masyarakat kemungkinan tidak akan menerima mereka. [NBC/ARN/HH]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: