NewsTicker

Aliansi Takfiri-Salafi Telah Dibentuk Terhadap Bangsa Yaman

YAMAN, Arrahahnews.com - Seorang analis politik menegaskan bahwa Arab Saudi terlibat dalam perang proksi terhadap negara-negara regional, khususnya Yaman, atas nama negara-negara barat dan Israel, dan mengatakan bahwa aliansi Takfiri-Salafi telah dibentuk terhadap bangsa Yaman dan gerakan Ansarullah.

000368has931_Perang_Yaman"Rezim Al Saud mengeksekusi plot Barat di Timur Tengah, khususnya di Bahrain dan Yaman," Politikus Mesir Jamal Abu Aliyev mengatakan kepada FNA.

Dia juga menegaskan bahwa tentara bayaran Barat dan AS di wilayah ini mengkhianati negara-negara Arab untuk kepentingan Israel, dan mengatakan, "Hari ini kita melihat arogansi global dalam mendukung Arab Saudi karena ambisi Barat pada minyak dan membantu pabrik-pabrik senjata manufaktur untuk melanjutkan operasi mereka dalam menghasut Arab Saudi untuk menyerang Yaman. "

Berbicara kepada FNA, aktivis politik Yaman Maboud Al-Bekri mengatakan bahwa Arab Saudi berencana untuk membangun aliansi Takfiri-Salafi di Yaman terhadap revolusi bangsa dan gerakan Ansarullah.

Sikap keras kepala petinggi Saudi untuk menggunakan kekerasan terkait isu Yaman, membuat negara miskin Arab ini semakin terjepit dan setiap hari tragedi kemanusiaan di negara ini kian memburuk. Arab Saudi setelah lima bulan dari serangan membabi butanya ke Yaman belum juga berhasil merealisasikan ambisi militer serta politiknya. Kini Riyadh menarget instalasi vital demi menempatkan Gerakan Ansarullah sebagai tertuduh.

Petinggi Arab Saudi yang membawa negara ini ke arah kebijakan haus perang tidak meraih hasil apa pun kecuali pembunuhan dan tragedi kemanusiaan di Yaman. Selain itu, kemungkinan keberhasilan agresi ini di masa mendatang pun nol persen. Misi politik yang dibungkus agresi militer dan pembantaian massal tidak akan pernah terealisasi serta hanya memperparah krisis dan instabilitas. Penargetan infrastruktur perumahan, industri dan pelabuhan Yaman mengindikasikan kekalahan misi militer Arab Saudi di negara ini.

Petinggi Arab Saudi yang menilai kebijakan militeralisasi terhadap Yaman hanya terbatas beberapa hari dan hasil pastinya adalah terhapusnya Gerakan Ansarullah, namun kini setelah lima bulan berlalu, Riyadh malah terjebak dalam kubangan lumpur yang dibangunnya sendiri di Yaman. Untuk lepas dari kubangan lumpur tersebut, Arab Saudi malah menarget pusat-pusat bantuan kemanusiaan bagi warga Yaman. [ARN/MM/AN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: