News Ticker

Arab Saudi Kembali Serukan Perubahan Rezim Suriah

LONDON, Arrahmahnews.com - Arab Saudi melalui Menteri Luar Negerinya, Adel al-Jubeir sekali lagi menyerukan perubahan rezim di Suriah, dalam sambutannya yang tak tahu malu terlihat campur tangan langsung Arab Saudi dalam urusan internal negara asing yang berdaulat. (Baca Analis; Bashar Assad Kunci Penyelesaian Krisis Suriah)

Adel_AljubeirMenteri Luar Negeri Saudi melontarkan pernyataan tersebut saat konferensi pers bersama dengan PM Inggris Philip Hammond di London, pada Rabu (26/8/2015).

Adel Jubeir mengatakan Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak akan menjadi bagian dari solusi masa depan untuk krisis di negara itu.

Pada tanggal 11 Agustus, Jubeir juga mengatakan Riyadh tidak akan bekerja dengan pemerintah Suriah dalam menanggapi panggilan untuk kerjasama dari Rusia dalam pertemuan di Moskow. (Baca Politisi Perancis; Jika Assad Jatuh, Barat Takkan Mampu Kalahkan ISIS)

Menteri Luar Negeri Arab Saudi menuduh Assad bagian dari masalah di Suriah, bukan solusi.

Riyadh dan sejumlah sekutu regionalnya telah terbukti mendukung kelompok teoris Takfiri yang sebagian besar beroperasi di Suriah, Irak dan Libya. Sebagian besar teroris yang bertempur di Suriah, Irak dan Libya mengikuti ideologi Wahhabi.

Assad sebelumnya mengatakan bahwa ISIS, al-Nusra dan lainnya adalah agen Israel. Suriah telah bergulat dalam perang melawan militan yang didukung asing sejak Maret 2011. Konflik berdarah ini telah menewaskan lebih dari 240.000 orang. (Baca Liga Arab Serukan Boikot Ekonomi Terhadap Produk Israel)

Lebih dari 7,2 juta warga Suriah juga telah mengungsi dan lebih dari empat juta orang lainnya terpaksa mengungsi ke negara-negara tetangga termasuk Yordania dan Lebanon. (ARN/PTV)

About ArrahmahNews (15805 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: