Amerika Mengaku Mata-matai Rusia

WASHINGTON DC, Arrahmahnews.com – Departemen Pertahanan AS mengakui bahwa kapal penelitian oseanografi mereka mengumpulkan informasi intelijen di lepas pantai Rusia. Hal ini diberitakan melalui saluran televisi Foxnews. (Baca Analis; Amerika Memiliki Kebijakan Politik Skizofrenia)

Spionase

Untuk menjawab pertanyaan wartawan saluran televisi tersebut seputar kehadiran kapal AS yang mengumpulkan data di zona pesisir Rusia, seorang pejabat senior Pentagon mengatakan, “Tentu saja kami memiliki kapal penyelidik. Menurut Anda apa yang dilakukan oleh kapal oseanografi ini? Mempelajari paus?” (Baca Analis; Membuka Tabir Wajah Asli Amerika)

Sebelumnya, surat kabar Washington Times menulis bahwa intelijen militer AS secara aktif memantau aktivitas kapal “Yantar” milik Angkatan Laut Rusia yang terletak di Samudra Atlantik tak jauh dari lepas pantai Amerika Serikat. Pelacakan ini dilakukan dengan bantuan kapal perang, pesawat dan satelit.

“Militer AS akrab dengan laporan mengenai kehadiran kapal Rusia. Mereka percaya bahwa kapal-kapal itu terlibat dalam pengumpulan informasi intelijen terkait sensor bawah laut dan peralatan lain yang digunakan oleh kapal selam AS yang berpangkalan di Kings Bay (Georgia),” demikian hal tersebut turut disampaikan dalam publikasi.

Kapal “Yantar” dibangun di pabrik bernama serupa di Kaliningrad. Kapal ini kemudian diserahkan kepada Angkatan Laut Rusia pada akhir Mei lalu, dan pada awal Agustus berangkat ke Samudra Atlantik untuk pengujian alat yang beroperasi di kedalaman laut yang sangat dalam. Sebagaimana dinyatakan oleh Kepala Departemen Penelitian Laut Dalam Kementerian Pertahanan Rusia Alexei Burillichev, “Yantar” lah kapal generasi baru dan secara peralatan teknis memiliki kompleks yang unik. (ARN/RM/RBTH)

About Arrahmahnews 26697 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.