News Ticker

Serangan Udara Koalisi Tewaskan 31 warga sipil Yaman

YAMAN, Arrahmahnews.com - Serangan udara koalisi Arab yang dipimpin Saudi terhadap negara miskin Yaman menewaskan 31 orang pada Selasa (8/9), kata seorang pejabat Yaman.

30_Orang_Tewas_Dalam_Serangan_Saudi_Di_YamanSetidaknya sepuluh orang tewas di Sanaa, setelah pesawat tempur koalisi menargetkan akademi polisi dan markas besar layanan keamanan, kata para saksi mata.

Dan setidaknya 21 orang lain tewas dalam gelombang serangan udara di malam hari di Bayhan, sebuah kota di selatan Yaman.

Sementara di Barat Yaman, penduduk lokal dan nelayan mengatakan pesawat Saudi membom dua perahu di Al-Khokha, sebuah pelabuhan kecil di dekat Hodeidah, yang digunakan oleh nelayan asal India untuk menyelundupkan pasokan bahan bakar yang sangat dibutuhkan  negara itu, setidaknya 20 orang nelayan India tewas dalam serangan itu.

Sementara itu, ketakutan semakin menyelimuti anak-anak setelah koalisi pimpinan Saudi menaikkan intensitas serangan udara ke berbagai wilayah di Yaman.

Pesawat Emirat juga mengambil bagian dalam pengeboman di Sana’a, “memukul target mereka dengan rusal presisi,” kata kantor berita resmi UAE WAM.

Situs berita sabanews.net melaporkan 15 orang tewas dan 77 terluka dalam serangan pada Selasa di ibukota Yaman. Staf medis mengatakan sedikitnya tujuh “warga sipil” dan tiga pejuang Houthi tewas dalam serangan udara semalam.

Hamid Hasan, mengatakan kepada AFP bahwa “salah satu putranya yang berumur [18 tahun] terluka ketika jendela kamar tidurnya hancur setelah serangan di dekat rumahnya”.

Sementara itu, pemerintah Yaman mengumumkan bahwa 10.000 pejuang telah siap mengambil bagian dalam membela tanah air mereka untuk mengusir para penjajah, dan kami akan memberi kejutan baru kepada tentara koalisi.

Sebelumnya, Qatar dan Arab Saudi telah mengerahkan lebih dari 10.000 tentara ke medan pertempuran di provinsi Ma’rib di mana serangan yang menelan pasukan koalisi terjadi, Al-Jazeera TV melaporkan.

Sementara itu, pejabat militer Yaman membantah bala bantuan tentara asing telah tiba pada Selasa dan mengatakan jumlah pasukan asing yang dilaporkan oleh al Jazeera terlalu dibesar-besarkan.

Al Jazeera sebelumnya pada Senin, melaporkan bahwa 1.000 tentara Qatar telah menyeberangi perbatasan al-Wadia, menyeberang dari Arab Saudi.

Deputi Putra Mahkota Mohammad bin Salman menegaskan dalam sebuah pernyataan pada kantor berita resmi SPA bahwa “koalisi akan melanjutkan operasi untuk mengalahkan yaman dan mendukung siapa saja…yang berusaha merusak keamanan Yaman”

Pada bulan Maret, koalisi melancarkan serangan udara terhadap warga sipil Yaman, ketika Presiden Abed Rabbou Mansour Hadi melarikan diri ke negara tetangga Arab Saudi setelah sebelumnya melarikan diri ke kota Aden. [Arn/Albawaba]

About ArrahmahNews (15780 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: