Hari ini Presiden Jokowi Lakukan Lawatan 5 Hari Ke Timur Tengah

JAKARTA, Arrahamahnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan, akan bertolak ke Timur Tengah, Jumat (11/9). Pesawat Kepresidenan direncanakan akan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 09.30 WIB.

Pesawat kepresidenan dijadwalkan transit di Banda Aceh untuk mengisi bahan bakar sekaligus Presiden menunaikan salat Jumat. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jeddah, Arab Saudi.

Presiden Berangkat Ke Timteng

Kunjungan kerja Presiden di Timur Tengah berlangsung selama 5 hari, 11-15 September 2015, dengan rute Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Menteri Agama Lukman Hakim menjelaskan presiden direncanakan akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, Jumat (11/9) malam, untuk bertemu dengan pihak pemerintah Arab Saudi.

“Presiden disertai sejumlah menteri bidang perekonomian karena akan mengadakan pembicaraan terkait kerjasama Indonesia dan Saudi Arabia dalam upaya peningkatan ekonomi kita, meningkatkan investasi sehingga kualitas hubungan kedua Negara ini bisa lebih baik khusunya di bidang perekonomian,” kata Menag Lukman di Jeddah, Kamis (10/9).

Menurut Lukman, presiden tidak akan lama berada di Arab Saudi. Presiden dan rombongan akan langsung menuju ke Qatar dan UEA usai melakukan pertemuan dengan pihak pemerintah Arab Saudi. Dalam kunjungan kali ini, presiden akan melakukan pembicaraan terkait kerja sama ekonomi dengan tiga negara.

Belum ada kepastian Presiden Jokowi akan melaksanakan umrah, mengingat kondisi Masjidil Haral di Mekkah saat ini mulai padat oleh jemaah calon haji.

“Masih belum pasti karena masih terus dijajaki kemungkinannya. Kita tahu Makkah sekarang kondisinya sangat padat sementara waktu yang dimiliki Presiden sangat sempit. Ini yang masih terus kita koordinasikan bagaimana kemungkinannya,” kata Lukman.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kali ini adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala BKPM Franky Sibarani, dan Utusan Khusus Presiden Kawasan Timur Tengah Alwi Shihab. (ARN/Setkab)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: